Subaru akhirnya menemukan resep yang membuat WRX kembali menarik di pasar Amerika Serikat. Setelah memangkas harga dan menghadirkan lagi varian entry-level, penjualan sedan sport itu hampir berlipat empat pada Juni.
Lonjakan itu menjadi sinyal penting bagi model yang sempat memudar. Subaru menjual 1.233 unit WRX di AS pada bulan tersebut, naik 252,3 persen dari 350 unit pada Juni tahun sebelumnya.
Harga yang lebih masuk akal menarik pembeli
Perubahan paling besar datang dari varian dasar yang kembali hadir pada Januari. Model ini dibanderol mulai $32.495, atau $5.255 lebih murah dibanding versi 2025 termurah.
Subaru tidak memisahkan angka penjualan untuk trim ini. Namun, varian tersebut tampak cocok bagi pembeli yang ingin memodifikasi WRX dengan komponen aftermarket dan tidak ingin membayar fitur pabrikan yang nantinya akan diganti.
Langkah harga itu tidak berhenti di varian paling bawah. Subaru juga menurunkan banderol di hampir seluruh lini WRX untuk 2026.
Seluruh lini WRX ikut dipangkas
WRX Premium kini mulai dari $33.995, turun $3.755 dibandingkan tahun lalu. WRX Limited juga lebih murah, dengan harga awal $38.995 atau hemat $3.685.
Subaru turut memangkas harga WRX GT yang hanya tersedia dengan CVT. Varian itu kini dibuka pada $44.995, turun $2.710 dari sebelumnya.
Di sisi lain, WRX tS yang menjadi varian paling fokus pada performa juga memulai harga di $44.995. Angka itu sama-sama lebih rendah $2.710 dibanding model sebelumnya.
Kenaikan Juni tidak berdiri sendiri
Secara keseluruhan, penjualan WRX pada paruh pertama tahun ini juga bergerak ke arah positif. Angkanya naik 10,5 persen, dari 6.431 unit menjadi 7.108 unit.
Meski begitu, volume WRX masih kecil jika dibandingkan model Subaru lain. Pada bulan yang sama, Forester terjual 16.288 unit dan Outback mencatat 14.074 unit.
Pola ini menunjukkan bahwa WRX masih berada jauh di bawah tulang punggung penjualan Subaru. Namun, kenaikan tajam pada Juni memberi tanda bahwa strategi harga baru berhasil membuka kembali minat pasar.
Subaru juga mengandalkan lini lain
Outback ikut mencatat bulan yang kuat setelah berubah menjadi SUV yang lebih tradisional pada tahun lalu. Penjualannya naik 32,7 persen pada Juni, meski total paruh pertama tahun ini masih turun 14,1 persen menjadi 62.958 unit dari 73.257 unit pada periode yang sama di 2025.
Forester juga tetap menjadi andalan utama Subaru. Model itu naik 43,6 persen pada Juni dan mempertahankan posisinya sebagai model terlaris Subaru untuk bulan keenam berturut-turut.
Crosstrek juga menunjukkan kinerja kuat dengan 16.050 unit pada Juni, yang menjadi capaian Juni terbaiknya sejauh ini. Subaru menyebut lebih dari 20 persen total penjualan bulanannya berasal dari kendaraan hybrid dan listrik.
Source: www.carscoops.com






