Pertamina Patra Niaga Jaga Pasokan BBM Tetap Andal dan Aman di Seluruh Wilayah Aceh

PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Aceh tetap andal dan mencukupi meskipun dalam kondisi pascabanjir dan bencana alam. Perusahaan ini terus menguatkan sinergi dengan pemerintah daerah, PLN, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan dukungan energi tetap stabil.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Sunardi, menyampaikan bahwa selama akhir November hingga Desember lalu, penyaluran BBM solar di wilayah Aceh meningkat hampir 20 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Total BBM solar yang disalurkan mencapai 5.400 kiloliter, meningkat sekitar 900 kiloliter sebagai respons terhadap peningkatan kebutuhan energi akibat aktivitas pemulihan pascabencana.

Penguatan Pasokan BBM untuk Mendukung Pemulihan

Peningkatan penyaluran BBM solar ini digunakan secara signifikan untuk menopang operasional pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dan sistem cadangan PT PLN di wilayah terdampak. Keandalan pasokan solar menjadi faktor kunci menjaga kelistrikan yang esensial untuk fasilitas publik serta pusat pemulihan masyarakat selama masa tanggap darurat.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga mendukung program bantuan 1.000 unit genset dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang diperuntukkan bagi wilayah Aceh yang membutuhkan pasokan listrik sementara. Distribusi genset tersebut terdiri dari:

  1. 500 unit di Aceh Tengah
  2. 300 unit di Lhokseumawe
  3. 200 unit di Banda Aceh

BBM solar dan gasoline disiapkan untuk mendukung operasional genset tersebut agar suplai listrik tetap terjaga di lokasi layanan publik dan kawasan terdampak.

Kunjungan Lapangan dan Bantuan Sosial

Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen. Kunjungan ini bertujuan memastikan proses distribusi BBM dapat berjalan tanpa hambatan dan memberikan dukungan optimal di lapangan selama kondisi darurat.

Pada kesempatan tersebut, Pertamina Patra Niaga juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan mi instan. Bantuan ini diterima oleh kepala desa setempat untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari kepedulian sosial terhadap korban bencana.

Pemantauan Ketat dan Sinergi Berkelanjutan

Sunardi menegaskan bahwa pemantauan stok dan distribusi BBM di Aceh dilakukan secara intensif dan berkelanjutan. Hal ini untuk memastikan pasokan solar tidak terputus dan dapat menopang keandalan listrik melalui PLTD serta sistem cadangan PLN. Pertamina Patra Niaga berkomitmen mempertahankan kelancaran distribusi BBM sebagai bagian integral dari upaya pemulihan wilayah.

Achmad Muchtasyar menambahkan, peran strategis BBM terutama solar sangat vital di masa pemulihan. Solar memperkuat operasional pembangkit dan genset demi kelangsungan layanan publik. Untuk itu, sinergi antara Pertamina, PLN, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terus dikedepankan agar distribusi BBM tepat sasaran dan mendukung pemulihan Aceh secara menyeluruh.

Dengan koordinasi yang kuat dan langkah cepat di lapangan, PT Pertamina Patra Niaga membuktikan perannya sebagai penyedia energi utama yang andal dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan pascabencana di Aceh. Upaya ini menjamin ketersediaan bahan bakar yang diperlukan untuk menggerakkan roda ekonomi dan pemulihan sosial masyarakat terdampak.

Baca selengkapnya di: jambi.antaranews.com
Exit mobile version