Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Selasa siang. Gempa terjadi tepat pukul 11.56 WIB dengan pusat gempa terletak pada koordinat 1,93 lintang utara dan 96,48 bujur timur.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada sekitar 61 kilometer tenggara Sinabang dengan kedalaman 13 kilometer. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami sehingga masyarakat di pesisir tidak perlu khawatir akan gelombang laut.
Gempa tersebut sempat dirasakan oleh warga di berbagai daerah sekitar Aceh. Namun, belum ada laporan segera terkait kerusakan bangunan atau korban akibat gempa ini. BPBD dan instansi terkait diminta untuk melakukan pemantauan guna memastikan kondisi lapangan pascagempa.
Berikut data utama gempa yang dirilis BMKG:
1. Waktu kejadian: 03 Maret pukul 11.56 WIB
2. Magnitudo: 6,4
3. Lokasi: 1,93 LU – 96,48 BT
4. Kedalaman: 13 Km
5. Jarak episentrum: 61 Km tenggara Sinabang
Gempa berkekuatan besar ini mengindikasikan aktivitas tektonik aktif di wilayah barat Indonesia, khususnya Aceh yang memang rawan gempa bumi. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan resmi dari BMKG dan pihak berwenang apabila terjadi gempa susulan.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bencana gempa di wilayah rawan seismik. Pemerintah daerah dan pusat terus mengupdate sistem peringatan dini serta melakukan edukasi mitigasi bencana kepada warga untuk meminimalisir risiko di masa depan.
Pemantauan lanjutan dan data gempa susulan akan terus diinformasikan oleh BMKG agar publik tetap terinformasi akurat. Respon cepat dari masyarakat dan pemerintah menjadi kunci utama dalam menghadapi kondisi bencana alam ini secara efektif.









