Kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma, menjadi sorotan setelah blunder fatal saat menghadapi Arsenal di Liga Inggris. Kesalahan itu sempat membuat Man City kebobolan, namun reaksi cepat para pemain City ikut menyelamatkan suasana di lapangan.
Man City akhirnya menang 2-1 di Etihad Stadium, Minggu malam WIB, setelah sempat bermain imbang 1-1 pada babak pertama. Hasil ini membuat persaingan papan atas tetap ketat karena City memangkas jarak dengan Arsenal di klasemen.
Blunder Donnarumma yang berujung gol
Man City membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Rayan Cherki pada menit ke-16. Keunggulan itu tidak bertahan lama karena Arsenal langsung menyamakan skor dua menit berselang.
Donnarumma mendapat bola dari lemparan ke dalam di depan gawang, lalu sapuannya justru terbaca dan diblok Kai Havertz hingga masuk ke gawang pada menit ke-18. Situasi itu membuat Donnarumma tampak kecewa, dengan penyesalan terlihat jelas di wajahnya.
Meski demikian, para pemain Man City tidak membiarkan kiper asal Italia itu tenggelam dalam tekanan. Mereka langsung memberi dukungan dan mencoba menjaga ritme permainan agar kesalahan tersebut tidak melebar menjadi masalah yang lebih besar.
Guardiola menyoroti respons pemain City
Pep Guardiola menilai reaksi para pemainnya setelah kebobolan jauh lebih penting daripada blunder yang terjadi. Ia menyukai cara City saling membantu dalam momen sulit, bukan saling menyalahkan.
“Namun, saya menyukai reaksi dari rekan-rekan setimnya, mereka ada di sana untuk membantunya,” kata Guardiola seperti dikabarkan Sky Sports. Pelatih asal Spanyol itu juga menegaskan bahwa ia tidak menyukai tim yang saling mengeluh setelah kebobolan.
Menurut Guardiola, kerja sama seperti itu menunjukkan mentalitas yang sehat di ruang ganti dan di lapangan. Sikap tersebut menjadi salah satu alasan City bisa tetap tenang dan membalikkan keadaan.
Gol Haaland memastikan kemenangan
Pada babak kedua, Man City berhasil memastikan tiga poin melalui gol Erling Haaland pada menit ke-65. Gol itu menjadi pembeda dalam laga yang sempat berjalan tegang setelah kesalahan Donnarumma di babak pertama.
Hasil ini membuat Man City tetap berada di posisi kedua dengan 67 poin dari 32 pertandingan. Arsenal masih memimpin klasemen dengan 70 poin dari 33 laga, sehingga persaingan gelar belum berubah banyak meski City berhasil memperkecil jarak.
