Rui Hachimura kembali jadi sorotan karena perannya bisa sangat menentukan untuk Los Angeles Lakers di babak berikutnya. Chet Holmgren pun punya sebutan yang unik untuk sesama alumni Gonzaga itu: “Japanese Jordan”.
Holmgren mengucapkan pujian itu saat berbicara dengan Michael Martin dari Let’s Talk Thunder. Ia menilai Hachimura sebagai pemain berbakat yang bisa panas dalam waktu singkat jika diberi ruang.
“Something about those Gonzaga guys. He’s a talented guy. He plays a little bit like Japanese Jordan sometimes when you see the turnaround and stuff,” kata Holmgren. Ia lalu menegaskan bahwa Hachimura bisa mencetak poin beruntun dan tidak boleh dibiarkan mendapat tembakan mudah.
Ancaman dari jarak jauh
Bagi Lakers, Hachimura menjadi x-factor karena kemampuan menembak tripoin dan bekerja di area mid-range. Kualitas itu menjadi penting saat Los Angeles menghadapi Oklahoma City Thunder yang disebut memiliki pertahanan kuat.
Lakers juga perlu produksi ofensif yang lebih tinggi untuk menandingi tekanan lawan. Setelah kesulitan menjaga spacing saat melawan Houston Rockets, mereka diharapkan kembali stabil dalam tembakan jarak jauh.
Angka Hachimura mendukung kebutuhan itu. Ia sedang menembak 58,6 persen dari luar garis tripoin pada postseason ini.
Fokus Thunder dan tugas Lakers
Di sisi Oklahoma City, perhatian utama tetap tertuju pada LeBron James dan Austin Reaves. Perimeter defender Thunder disebut sangat fisikal, sementara Chet Holmgren dan Isaiah Hartenstein menjaga area paint dengan rapat.
Situasi itu bisa memaksa Lakers lebih sering mengandalkan jump shot. Dalam skenario seperti ini, Hachimura diperkirakan harus cepat mengambil keputusan saat menerima bola.
Jika penjaga bertahan yang lebih kecil ditugaskan kepadanya, Hachimura perlu langsung menembak atau masuk ke dribble pull-up dari mid-range. Ia juga tidak boleh ragu saat Thunder menaikkan intensitas fisik mereka.
Modal dari seri sebelumnya
Hachimura sebelumnya juga menunjukkan peran penting saat Lakers menghadapi Rockets. Setelah kalah dua kali beruntun dan berada dalam tekanan saat kembali ke Houston, tim memilih memperlakukan Game 6 seperti Game 7.
Strategi itu berhasil karena Lakers menang dengan selisih 20 poin. Hachimura mengungkapkan pendekatan itu membantu tim tampil lebih siap dalam laga penentuan tersebut.
Dengan situasi yang kini menuntut ketenangan dan efisiensi, Hachimura kembali berada di titik penting. Jika ia bisa menjaga ritme tembakan dan tetap agresif, Lakers berpeluang membuat pertandingan melawan Thunder berjalan lebih ketat dari yang diperkirakan.
Source: lakersnation.com






