ADHI Ganti Komisaris Dan Direksi, Susunan Baru Ini Mengubah Arah Perseroan

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) merombak jajaran komisaris dan direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Pergantian ini sekaligus menetapkan susunan manajemen baru yang mencakup perubahan nomenklatur pada beberapa posisi direksi.

Dalam keputusan itu, pemegang saham memberhentikan dengan hormat Arthur Lombogia dari jabatan Komisaris dan Alloysius Suko Widigdo dari posisi Direktur Operasi I. Corporate Secretary ADHI Rozi Sparta menyampaikan apresiasi atas dedikasi keduanya selama menjabat di perseroan.

Pemegang saham kemudian menyetujui pengangkatan Alexander Rubi Satyoadi sebagai Komisaris. RUPST juga menetapkan Vera Kirana sebagai Direktur Portofolio Bisnis dan Risiko, Harimawan sebagai Direktur Operasi I, serta Yan Arianto sebagai Direktur Operasi II.

Rozi menyebut keputusan RUPST ini menjadi bagian dari upaya perseroan memperkuat tata kelola perusahaan. Langkah tersebut juga diarahkan untuk menjaga kesinambungan bisnis dan mendukung pencapaian target kinerja serta strategi pertumbuhan ke depan.

Selain perubahan personel, RUPST juga menyetujui perubahan 54.087.737 lembar Saham Seri B milik BP BUMN menjadi Saham Seri A Dwiwarna. Kebijakan ini dilakukan untuk memenuhi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Badan Usaha Milik Negara.

Dengan keputusan tersebut, susunan Dewan Komisaris ADHI kini terdiri atas Komisaris Utama Dody Usodo Hargosuseno, Komisaris Alexander Rubi Satyoadi, Komisaris Amelia Tetriana, serta Komisaris Independen R. Erwin Moeslimin Singajuru, Elan Suherlan, dan Rustam Sofyan Sirait.

Di jajaran direksi, ADHI kini dipimpin Moeharmein Zein Chaniago sebagai Direktur Utama. Posisi lainnya diisi Harimawan sebagai Direktur Operasi I, Yan Arianto sebagai Direktur Operasi II, Bani Iqbal sebagai Direktur Keuangan, Ki Syahgolang Permata sebagai Direktur Human Capital dan Legal, serta Vera Kirana sebagai Direktur Portofolio Bisnis dan Risiko.

Source: www.cnbcindonesia.com
Terkait