Marc Marquez Kalahkan Bagnaia di Czech GP, Raih Kemenangan Beruntun Kedua

Marc Marquez kembali menunjukkan kontrol penuh dalam duel langsung melawan Francesco Bagnaia untuk merebut kemenangan kedua beruntun di MotoGP 2026. Di Grand Prix Ceko, pebalap Ducati itu menahan tekanan hingga akhir dan finis 0,4 detik di depan setelah menyalip Bagnaia dengan delapan lap tersisa.

Hasil ini terasa penting karena Marco Bezzecchi, pemimpin klasemen saat itu, absen akibat larangan turun balap setelah insiden dengan marshal pada sprint Sabtu. Marquez memanfaatkan situasi itu untuk memangkas jarak di klasemen sekaligus menjaga momentum setelah menang di Hungaria pada balapan sebelumnya.

Pertarungan di depan sejak awal

Ai Ogura memulai balapan dari pole position dan langsung memimpin ke tikungan pertama. Namun, Bagnaia bergerak lebih cepat dalam fase awal dan merebut posisi terdepan dari Ogura pada lap pembuka, sementara Marquez sempat berada di belakang rekan setimnya.

Marquez segera menekan dari belakang dan berulang kali mencoba menyalip Ogura. Pada lap 2, ia berhasil meluncurkan Ducati pabrikan ke sisi dalam di Turn 10 dan mengambil alih pimpinan balapan, lalu tak lama kemudian juga melewati Ogura untuk membentuk duet 1-2 Ducati di depan.

Bagnaia sempat membuka jarak kecil atas Marquez. Ogura juga turun hampir satu detik dari posisi terdepan ketika keduanya mulai mengendalikan ritme balapan di depan.

Duel intra-Ducati yang menentukan

Memasuki lap 10, Marquez memangkas habis keunggulan Bagnaia dan membuat pertarungan internal Ducati jadi semakin panas. Bagnaia masih sempat merespons dengan baik dan memperlebar selisih lagi hingga lima persepuluh detik saat balapan melewati paruh jarak.

Tekanan Marquez terus meningkat, lalu ia kembali menempel di ekor Bagnaia pada lap 14. Dua lap kemudian, manuver yang terasa tak terhindarkan datang ketika Marquez melewati Bagnaia di Turn 4 untuk merebut posisi pertama.

Setelah itu, Marquez langsung membuka jarak di depan. Bagnaia kemudian harus bertahan dari serangan Ogura yang juga ikut masuk dalam perebutan podium terdepan.

Ogura memberi ancaman hingga lap terakhir

Ogura akhirnya berhasil menyalip Bagnaia, tetapi ancaman terbesarnya baru muncul pada lap terakhir. Meski begitu, ia tidak sempat melancarkan percobaan menyalip untuk posisi pertama karena Marquez tetap menjaga keunggulan sampai garis finis.

Marquez pun menuntaskan balapan sebagai pemenang, melengkapi dua kemenangan beruntun setelah sukses di Hungaria. Bagi juara dunia bertahan itu, hasil di Brno juga memperkuat posisinya dalam perburuan gelar.

Bagnaia sendiri tak mampu mengikuti kecepatan dua pebalap di depannya, tetapi tetap mengamankan posisi ketiga. Itu menjadi podium keempatnya secara beruntun pada musim 2026.

Susunan finis dan dampak klasemen

Fabio Di Giannantonio finis keempat setelah menyalip Pedro Acosta pada lap 13. Meski memulai dari posisi kedua di grid, Acosta kehilangan momentum setelah Marquez menyalipnya di Turn 4 dan akhirnya turun ke belakang.

Acosta kemudian disalip Joan Mir yang memakai ban soft pada Honda-nya, sebelum akhirnya mundur pada lap terakhir karena masalah teknis. Akibatnya, Fermin Aldeguer finis keenam, diikuti Raul Fernandez di posisi ketujuh dan Luca Marini di urutan kedelapan.

Jorge Martin hanya mampu finis kesembilan setelah menjalani dua penalti long lap akibat memicu kecelakaan beruntun di Hungaria. Enea Bastianini menjadi pebalap KTM terbaik di posisi 10, sementara duo Yamaha Alex Rins dan Fabio Quartararo juga masuk daftar pebalap yang gagal finis.

Setelah Brno, Bezzecchi masih memimpin klasemen, tetapi jaraknya menyempit menjadi lima poin atas Martin. Marquez naik ke posisi keempat klasemen, di belakang Di Giannantonio, dan kini tertinggal 40 poin dari Bezzecchi setelah sempat berada lebih dari 100 poin di belakang sebulan lalu.

Source: www.motorsport.com

Terkait