Data Menumpuk Tak Lagi Buntu, Kelas 2 Jam Ini Ajak Bikin Dashboard Profesional

Author: Qoo Media

Data dalam jumlah besar tidak selalu langsung menghasilkan jawaban yang berguna. Tantangan justru muncul saat data tersebut harus diubah menjadi dashboard yang ringkas, mudah dibaca, dan dapat dipakai sebagai bahan pengambilan keputusan.

Kebutuhan itu menjadi fokus kelas online “2 Jam Kuasai Google Looker Studio untuk Dashboard Profesional” dari detikcourse. Kelas ini dijadwalkan berlangsung secara daring melalui Zoom pada Kamis, 30 Juli 2026.

Program ini ditujukan bagi peserta yang ingin membangun kemampuan mengolah serta menyajikan data secara bertahap. Materinya tidak hanya menempatkan dashboard sebagai hasil akhir, tetapi juga membahas proses yang diperlukan sebelum visualisasi dibuat.

Dari data mentah menuju insight

Peserta akan diperkenalkan dengan Exploratory Data Analysis atau EDA untuk membantu menemukan insight dari data mentah. Tahap ini penting untuk memahami informasi yang tersedia sebelum menentukan bentuk penyajian yang paling sesuai.

Setelah itu, pembahasan berlanjut ke pemilihan jenis chart. Fokusnya adalah memilih visual yang tepat agar informasi lebih mudah dicerna oleh pembaca dashboard.

Setiap chart memiliki fungsi penyajian yang berbeda, sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan informasi yang ingin ditampilkan. Kelas ini mengarahkan peserta untuk mempertimbangkan keterbacaan informasi saat menyusun visualisasi data.

Sebelum masuk ke pembuatan dashboard, peserta juga akan berlatih membersihkan data menggunakan Microsoft Excel. Proses pembersihan data menjadi salah satu tahapan yang disorot karena dapat memengaruhi kualitas hasil akhir.

Data yang belum rapi berpotensi menyulitkan proses pengolahan dan penyajian berikutnya. Karena itu, materi Excel ditempatkan sebagai bagian dari alur pembelajaran sebelum peserta menggunakan Google Looker Studio.

Sesi praktik Google Looker Studio

Bagian utama kelas berupa sesi hands-on Google Looker Studio. Peserta akan mempraktikkan impor data sebagai langkah awal untuk mulai menyusun dashboard.

Materi praktik kemudian mencakup pembuatan KPI, penyusunan chart, dan penambahan filter. Komponen-komponen tersebut digunakan untuk membantu dashboard menampilkan informasi penting dengan susunan yang lebih terarah.

Peserta juga akan belajar membuat calculated field sendiri. Fitur ini menjadi bagian dari latihan agar peserta tidak hanya memahami penggunaan elemen dasar, tetapi juga dapat mengolah kebutuhan perhitungan dalam dashboard.

Menurut informasi yang disampaikan detik.com, rancangan materi kelas ini menggabungkan pemahaman konsep dan latihan penerapan. Dengan demikian, pembelajaran diarahkan agar kemampuan yang diperoleh dapat digunakan dalam pekerjaan sehari-hari.

Terbuka untuk pemula hingga lintas fungsi kerja

Kelas ini menyasar Data Analyst pemula, Business Analyst, serta anggota tim Marketing, Finance, dan Operations. Mahasiswa maupun fresh graduate yang ingin menambah kemampuan Data Visualization untuk CV juga dapat mengikuti program tersebut.

Peserta tidak diwajibkan memiliki latar belakang IT atau statistik. Materi disusun dari dasar hingga praktik agar dapat diikuti oleh orang yang baru mulai bekerja dengan data.

Kemampuan membuat dashboard yang mudah dipahami dapat membantu data tidak berhenti sebagai kumpulan angka. Dalam kelas ini, peserta diajak melewati tahapan dari menelaah data, membersihkannya, memilih visual, hingga menyusunnya dalam satu dashboard.

Durasi pembelajaran dijadwalkan selama dua jam secara online melalui Zoom. Slot peserta disebut terbatas, sementara kelas-kelas detikcourse sebelumnya kerap penuh sebelum pendaftaran ditutup.

Pendaftaran untuk kelas “2 Jam Kuasai Google Looker Studio untuk Dashboard Profesional” tersedia melalui detikevent. Peserta dapat menyiapkan diri untuk mengikuti sesi pada 30 Juli 2026 dengan perangkat yang mendukung akses Zoom.

Terbaru