Kebakaran Besar di Hong Kong, 36 Orang Meninggal dan 279 Masih Hilang
Kebakaran hebat melanda Wang Fuk Court, sebuah kompleks perumahan di Hong Kong, mengakibatkan sedikitnya 36 orang tewas. Pihak berwenang melaporkan sebanyak 279 warga masih dinyatakan hilang pasca-insiden yang terjadi di kawasan Tai Po tersebut.
Wang Fuk Court terdiri dari delapan blok bangunan yang sedang menjalani perbaikan besar. Kebakaran melanda tujuh dari delapan blok tersebut, merusak parah perancah eksternal yang terpasang di gedung-gedung itu. Satu blok yang tak terbakar sempat mengalami kebakaran kecil, tapi berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dengan cepat.
Kondisi bangunan yang terdampak kebakaran saat ini sangat tidak stabil, sehingga petugas kesulitan melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di dalam gedung. Menurut Koey Lee, koresponden BBC News Chinese, evakuasi warga berlangsung secara bertahap sejak pukul 15.00 waktu setempat. Sekitar 95 persen penduduk telah berhasil dipindahkan ke tempat yang aman.
Sebanyak lebih dari 1.000 penduduk mengungsi ke pusat evakuasi utama di Kwong Fuk Shopping Centre. Pemerintah membuka beberapa pusat komunitas dan sekolah sebagai tempat penampungan sementara bagi warga yang terdampak. Kondisi ribuan pengungsi saat ini masih menjadi perhatian utama.
Dari total 4.600 penghuni Wang Fuk Court, sebagian besar kini berada di lokasi penampungan. Tai Po District Councillor, Mui Siu-fung, mengungkapkan bahwa petugas masih belum bisa mengakses seluruh area terdampak karena risiko keselamatan yang tinggi. Ia menegaskan kebakaran telah menyebabkan kerusakan ekstensif dan penanganan darurat terus dilakukan.
Kebakaran ini menimbulkan kegelisahan besar di kalangan warga dan pemerintah setempat. Langkah-langkah evakuasi dan penyelamatan terus dipercepat untuk menurunkan risiko jatuhnya korban lebih banyak. Informasi terakhir menunjukkan bahwa operasi pencarian masih berlangsung intensif dengan dukungan berbagai instansi terkait.
Pemerintah Hong Kong juga berupaya memberikan bantuan medis dan kebutuhan dasar kepada para pengungsi. Sementara itu, proses investigasi atas penyebab kebakaran sudah dimulai untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Upaya rekonstruksi dan perbaikan bangunan rusak pun direncanakan segera dilakukan begitu situasi aman.
Baca selengkapnya di: www.bbc.com






