Helikopter Militer Iran Jatuh Tabrak Pasar Buah Tewaskan 2 Pilot dan 2 Pedagang Akibat Diduga Kerusakan Teknis

Helikopter militer Iran jatuh menimpa pasar buah di Dorcheh, Provinsi Isfahan, menewaskan dua pilot dan dua pedagang di lokasi kejadian. Insiden ini terjadi pada Selasa pagi dan diduga disebabkan oleh gangguan teknis pada helikopter, menurut laporan media pemerintah.

Rekaman dari tempat kejadian menunjukkan puing-puing helikopter dan petugas pemadam kebakaran yang berusaha memadamkan api. Tentara yang gugur adalah Kolonel Hamed Sarvazad sebagai pilot utama dan Mayor Mojtaba Kiani sebagai kopilot. Kedua korban yang bekerja di pasar tersebut meninggal akibat kecelakaan dan kebakaran.

Pusat Pelatihan Penerbangan Angkatan Darat Iran menyatakan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan ini masih berlangsung. Kepala peradilan setempat, Asadollah Jafari, telah membuka kasus dan mengirimkan tim penyidik untuk menindaklanjuti kronologi kecelakaan.

Insiden ini terjadi tak sampai seminggu setelah pesawat tempur Angkatan Udara Iran, tipe F-4 buatan Amerika Serikat yang sudah tua, jatuh saat misi latihan malam hari di Provinsi Hamadan. Satu pilot tewas dan satu berhasil menyelamatkan diri dengan kursi lontar. Penyebab kecelakaan tersebut juga diduga akibat kerusakan teknis.

Iran menghadapi tantangan besar dalam memodernisasi armada udara militernya akibat sanksi berkepanjangan dari AS dan sekutunya. Meski membeli sejumlah pesawat tempur dan pelatihan dari Rusia, pengiriman jet tempur canggih Su-35 yang diharapkan belum terealisasi.

Kecelakaan helikopter terjadi di tengah ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran yang bersiap melanjutkan pembicaraan nuklir di Jenewa. Pejabat Iran menegaskan tidak akan tunduk pada tekanan AS, yang meningkatkan kehadiran militer termasuk penambahan pesawat tempur dan gugus serang kapal induk di kawasan.

Dalam beberapa pekan terakhir, militer AS menempatkan ratusan pesawat canggih di pangkalan serta kapal induk sebagai ancaman agar Iran patuh atas program nuklir dan misilnya. Iran tetap menolak negosiasi tentang misil dan berkomitmen agar tak memiliki senjata nuklir, meski membuka peluang kesepakatan nuklir.

Berikut rincian korban dan fakta utama kecelakaan helikopter Iran:

1. Dua pilot militer tewas: Kolonel Hamed Sarvazad (pilot) dan Mayor Mojtaba Kiani (kopilot).
2. Dua pedagang pasar buah meninggal di tempat akibat benturan dan kebakaran.
3. Lokasi kecelakaan: Pasar buah di Dorcheh, dekat pangkalan udara besar di Isfahan.
4. Penyebab diduga gangguan teknis masih dalam investigasi resmi.
5. Kecelakaan terjadi di tengah ketegangan geopolitik tinggi antara Iran dan AS.

Kecelakaan ini menambah sejumlah tantangan yang sedang dihadapi Angkatan Udara Iran dalam menjaga kondisi dan kesiapan armadanya. Upaya perbaikan dan pemeliharaan menjadi penting untuk mencegah insiden serupa mengingat kondisi pesawat yang sudah menua dan terbatasnya akses teknologi baru di bawah sanksi internasional.

Berita Terkait

Back to top button