Gempa Venezuela Dalam Peta dan Grafik, Dua Guncangan Dangkal yang Bisa Mengubah Skala Kerusakan

Dua gempa kuat yang mengguncang Venezuela dalam selang hitungan detik memusatkan perhatian pada peta kerusakan di sepanjang utara negara itu. Dampaknya meluas ke rumah, gedung, dan infrastruktur penting, dengan sedikitnya 2.600 orang tewas dan ribuan lainnya घायल.

Getaran pertama berkekuatan 7,2 terjadi pada 18.04 waktu setempat di 23 kilometer tenggara Yumare, sebuah kota di sebelah barat Caracas. Hanya 38 detik kemudian, gempa kedua berkekuatan 7,5 menghantam lokasi yang hampir sama.

Di mana guncangannya paling terasa

Kerusakan paling jelas muncul di Caracas dan kota pesisir terdekat, La Guaira. Getaran dari gempa kedua membuat sejumlah bangunan rusak berat atau runtuh total di dua wilayah itu.

Pemerintah setempat juga menyebut dampak meluas ke Trujillo, Yaracuy, Carabobo, Aragua, dan Miranda. Artinya, wilayah terdampak tidak hanya berada di sekitar pusat gempa, tetapi menyebar ke beberapa negara bagian lain.

Apa yang terlihat di peta dan citra satelit

Analisis awal citra satelit Sentinel-1 dari Badan Antariksa Eropa menunjukkan sekitar 80 persen bangunan di wilayah terdampak kemungkinan rusak atau hancur. Angkanya setara dengan sekitar 58.870 bangunan.

Para peneliti mendefinisikan kerusakan sebagai perubahan kondisi bangunan dibandingkan sebelum gempa. Namun, peta itu hanya menunjukkan indikator kerusakan berdasarkan perubahan permukaan yang mendadak dan tidak diverifikasi satu per satu di lapangan.

Mengapa gempa ini sangat merusak

Besar magnitudo bukan satu-satunya penentu daya rusak gempa. Kedalaman sumber gempa, jumlah penduduk di sekitar pusat gempa, dan kualitas bangunan juga ikut menentukan seberapa parah dampaknya.

Dalam kasus Venezuela, gempa pertama terjadi pada kedalaman 20,3 kilometer, sementara gempa kedua hanya 10 kilometer di bawah permukaan. Kedalaman yang lebih dangkal meningkatkan peluang kerusakan di permukaan.

USGS juga menilai ada peluang 44 persen untuk lebih dari 10.000 korban tewas. Perkiraan itu menggambarkan betapa berbahayanya kombinasi antara kekuatan gempa, kedalaman yang dangkal, dan paparan penduduk.

Kerusakan pada fasilitas penting

Bandara internasional utama Venezuela di pinggiran Caracas ditutup karena kerusakan serius, menurut Presiden interim Delcy Rodríguez. Video dari dalam terminal menunjukkan debu dan puing jatuh dari langit-langit.

BBC juga memverifikasi rekaman sebuah hotel 10 lantai di La Guaira yang berubah menjadi puing. Hanya bagian pintu masuk Eduard’s Hotel yang masih berdiri, sementara sisa bangunannya menumpuk di atasnya.

Mengapa wilayah ini rawan guncangan besar

Venezuela berada di batas lempeng Karibia dan lempeng Amerika Selatan yang saling bergerak melewati satu sama lain. USGS menyebut pelepasan gesekan secara tiba-tiba di antara dua lempeng itu kemungkinan memicu rangkaian gempa tersebut.

Pola di wilayah ini juga sesuai dengan penjelasan umum soal gempa dangkal yang lebih merusak. Semakin dekat sumber gempa ke permukaan, semakin besar energi getaran yang sampai ke bangunan dan permukiman di atasnya.

Terkait