Tiga pesawat tempur F-16 dan dua Sukhoi Su-27/30 TNI Angkatan Udara mengawal ketat kedatangan pesawat kepresidenan India yang membawa Perdana Menteri Narendra Modi ke Jakarta. Pengawalan dilakukan sejak pesawat memasuki wilayah udara Indonesia hingga mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma pada Senin sore.
Pesawat kepresidenan Air India One mendarat di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma tepat pukul 17.20 WIB. Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung Modi di ujung tangga pesawat, lalu keduanya bersalaman dan berbincang singkat sebelum prosesi resmi dimulai.
Penyambutan kenegaraan di Halim
Kedatangan Modi menjadi kunjungan balasan kenegaraan ke Indonesia. Suasana penyambutan berlangsung dengan iringan musik instrumental dari Satuan Musik TNI dan dentuman meriam salvo sebanyak enam kali.
Prosesi itu juga diwarnai tarian nusantara yang mengiringi langkah kedua pemimpin negara di atas karpet biru. Momen tersebut menegaskan karakter penyambutan resmi yang disiapkan Indonesia untuk tamu setingkat kepala pemerintahan.
Jajaran pejabat yang hadir
Dalam penyambutan itu, Prabowo memperkenalkan sejumlah pejabat kabinet yang ikut hadir. Di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sejumlah pejabat diplomatik India juga hadir di bandara. Mereka adalah Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty, Duta Besar India untuk ASEAN Shri Srinivas Gotru, dan Atase Pertahanan India Captain Shiv Kumar.
Agenda lanjutan di Jakarta dan Yogyakarta
Setelah prosesi di bandara selesai, Modi melanjutkan perjalanan ke hotel tempat menginap. Prabowo kemudian meninggalkan lokasi dengan mobil kepresidenan Maung Garuda.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut agenda resmi kenegaraan akan dimulai di Istana Merdeka pada Selasa. Ia menjelaskan rangkaiannya akan berisi pertemuan empat mata dan dilanjutkan dengan pertemuan bilateral.
Selain di Jakarta, Modi juga dijadwalkan mengunjungi Candi Prambanan di Yogyakarta. Kunjungan itu terkait salah satu poin kesepakatan Indonesia dan India mengenai upaya pemugaran atau restorasi candi bersejarah tersebut.
Source: mediaindonesia.com






