Topan Bavi Ganggu Penerbangan di Jepang, Tiongkok Bergerak dengan Peringatan Oranye

Author: Qoo Media

Topan Bavi mulai memicu gangguan nyata di Asia Timur, termasuk jadwal penerbangan di Prefektur Okinawa, Jepang selatan. Di saat yang sama, Tiongkok dan Taiwan bersiap menghadapi dampak cuaca ekstrem berupa angin kencang, hujan lebat, banjir, hingga ancaman tanah longsor.

Otoritas cuaca di Jepang, Tiongkok, dan Taiwan sama-sama menaruh perhatian besar pada pergerakan badai ini. Berdasarkan laporan mediaindonesia.com, risiko yang dipantau bukan hanya gangguan transportasi, tetapi juga keselamatan warga di wilayah pesisir dan daerah aliran sungai.

Jepang Waspadai Angin Kencang dan Banjir Rob

Badan Meteorologi Jepang atau JMA memperingatkan bahwa Topan Bavi membawa angin kencang yang berpotensi merusak infrastruktur rumah tinggal. Wilayah pesisir rendah dan area di sepanjang sungai diminta waspada terhadap gelombang tinggi serta banjir rob.

Peringatan itu menjadi penting karena dampaknya sudah terasa pada sektor penerbangan di Okinawa. Meski detail gangguan operasional tidak dirinci lebih jauh, kondisi cuaca yang memburuk membuat pengawasan keselamatan tetap diperketat.

Tiongkok Aktifkan Peringatan Oranye

Di Tiongkok, Pusat Meteorologi Nasional menetapkan status peringatan topan tingkat oranye. Mengutip Global Times, langkah darurat yang diambil mencakup penghentian kelas tatap muka di sekolah, penutupan objek wisata, dan penghentian layanan feri di wilayah terdampak.

Badai ini diprediksi mendekati pesisir Provinsi Zhejiang dan Fujian. Topan Bavi diperkirakan mendarat di antara Kota Taizhou, Zhejiang, dan Fuding, Fujian, pada Minggu dini hari dengan intensitas sebagai topan kuat.

Wilayah Status atau Dampak Perkiraan Waktu
Jepang, Prefektur Okinawa Jadwal penerbangan terganggu Sabtu, 11/7/2026
Tiongkok Peringatan topan tingkat oranye, sekolah dan objek wisata ditutup, feri dihentikan Menuju Minggu dini hari
Taiwan Peringatan laut dan darat masih berlaku Sabtu sore hingga malam hari

Taiwan dan Filipina Ikut Terpantau

Badan Meteorologi Cuaca Pusat Taiwan melaporkan topan diperkirakan melintas paling dekat dengan pulau itu antara Sabtu sore hingga malam hari. Kondisi tersebut diprediksi membawa angin kencang dan curah hujan sangat tinggi, sehingga peringatan laut dan darat masih diberlakukan.

Menurut Focus Taiwan, peringatan di Taiwan kemungkinan dicabut pada Minggu pagi seiring badai bergerak menjauh dari pulau tersebut. Sementara itu, PAGASA menyebut Topan Bavi telah keluar dari Wilayah Tanggung Jawab Filipina atau PAR, sehingga tekanan cuaca di Filipina mulai mereda.

Hingga laporan ini disampaikan, otoritas penerbangan di wilayah terdampak masih terus memantau perkembangan cuaca. Fokus utamanya adalah menjaga keamanan operasi udara dan laut di tengah pergerakan Topan Bavi yang masih aktif di kawasan tersebut.

<<>>

Source: mediaindonesia.com
Terbaru