Koin US$ 1 Bergambar Trump Akan Dicetak, Aturannya Justru Memicu Kritik

Author: Qoo Media

Rencana penerbitan koin US$ 1 bergambar Presiden Amerika Serikat Donald Trump memicu polemik karena desain tersebut menampilkan sosok kepala negara yang masih menjabat. Kritik menguat lantaran aturan untuk koin peringatan 250 tahun kemerdekaan AS secara tegas melarang penggambaran orang yang masih hidup.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan US Mint akan mulai memproduksi koin tersebut sebagai bagian dari peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat. Peringatan itu ditandai angka “1776-2026” pada rancangan uang logam yang beredar.

Desain Baru Memuat Potret dan Kepalan Tangan

Menurut laporan News8000 yang dikutip Beritasatu, sisi depan koin memperlihatkan potret Trump. Di sisi itu juga tercantum tulisan “Liberty”, “In God We Trust”, serta angka “1776-2026”.

Bagian belakang memakai gambar elang yang diambil dari lambang kepresidenan AS. Namun, desain terbaru turut menambahkan ilustrasi Trump dengan kepalan tangan terangkat dan tulisan “fight, fight, fight”.

Bagian Koin Elemen Desain
Depan Potret Trump, “Liberty”, “In God We Trust”, dan “1776-2026”
Belakang Elang lambang kepresidenan serta ilustrasi Trump dengan tulisan “fight, fight, fight”

Tulisan tersebut merujuk pada upaya pembunuhan terhadap Trump pada 2024. Rancangan ini merupakan pembaruan dari draf desain yang sebelumnya sempat dipublikasikan pada Oktober 2025.

Trump mengatakan dirinya merasa terhormat setelah menerima contoh koin itu. Dalam wawancara dengan Fox Business, ia berkata, “Mereka memberi saya sebuah koin. Itu sangat tidak biasa menurut pemahaman saya.”

Larangan Potret Orang Hidup Jadi Pokok Persoalan

Polemik utama muncul dari kemungkinan penggunaan potret orang yang masih hidup pada mata uang resmi Amerika Serikat. Sejumlah pihak mempertanyakan apakah desain koin tersebut dapat diterbitkan di tengah ketentuan hukum yang berlaku.

Undang-undang AS yang disahkan pada 1866 melarang penggunaan potret orang yang masih hidup pada mata uang. Namun, ketentuan itu merujuk pada uang kertas yang diproduksi Bureau of Engraving and Printing, bukan uang logam yang dicetak US Mint.

Perbedaan kewenangan lembaga itu tidak serta-merta mengakhiri perdebatan. Kongres AS pada 2020 memang memberi kewenangan kepada menteri keuangan untuk menerbitkan koin US$ 1 bagi peringatan 250 tahun kemerdekaan negara tersebut.

Di dalam aturan tahun 2020 itu, terdapat larangan eksplisit terhadap desain yang menggambarkan orang yang masih hidup. Karena itu, rencana koin bergambar Donald Trump dinilai berada dalam sorotan khusus, meski penerbitannya dikaitkan dengan peringatan nasional.

Hingga laporan tersebut diterbitkan, Departemen Keuangan AS belum menanggapi permintaan komentar mengenai polemik desain koin itu. Tanggapan lembaga tersebut menjadi penting untuk menjelaskan dasar hukum penerbitan uang logam peringatan tersebut.

Source: www.beritasatu.com
Terbaru