130 Orang Positif HIV di Karachi, Mayoritas Anak dan Angkanya Terus Naik

Author: Qoo Media

Kasus HIV di Pakistan memicu perhatian serius setelah sedikitnya 130 orang dinyatakan positif di Karachi, kota terbesar di negara itu. Sebagian besar pasien yang teridentifikasi dalam klaster tersebut adalah anak-anak.

Jumlah kasus dilaporkan meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir. Temuan itu berkaitan dengan pemeriksaan di fasilitas kesehatan yang dikelola pemerintah di Provinsi Sindh.

Klaster Berawal dari Rumah Sakit KBV

Pusat utama temuan kasus berada di Rumah Sakit Kulsum Bai Valika atau KBV di Karachi. Rumah sakit ini dikelola oleh Sindh Employees’ Social Security Institution atau SESSI.

Menurut laporan www.cnnindonesia.com, lebih dari 10.500 orang telah menjalani pemeriksaan di dalam dan sekitar Rumah Sakit KBV. Dari pemeriksaan tersebut, 120 orang dinyatakan positif HIV.

Lokasi Pemeriksaan Jumlah Positif HIV Keterangan
Rumah Sakit Kulsum Bai Valika 120 orang Pemeriksaan dilakukan di dalam dan sekitar rumah sakit
Fasilitas SESSI di Landhi 10 orang Kasus tambahan teridentifikasi dalam pemeriksaan terpisah

Kasus tambahan juga ditemukan di fasilitas SESSI lain di kawasan Landhi, Karachi. Pemeriksaan terpisah di lokasi itu mengidentifikasi 10 orang positif HIV.

Dengan temuan dari dua lokasi tersebut, jumlah kasus yang teridentifikasi mencapai sedikitnya 130 orang. Data itu memperlihatkan bahwa kasus tidak hanya ditemukan di satu titik layanan kesehatan.

Perhatian Publik Muncul pada November 2025

Krisis di Rumah Sakit KBV mulai menarik perhatian publik pada November 2025. Warga di SITE Town, Karachi, melihat munculnya klaster infeksi di antara anak-anak yang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Meski perhatian publik menguat pada November, pejabat menelusuri awal wabah ke Oktober 2025. Saat itu, enam kasus HIV positif pertama dilaporkan kepada departemen kesehatan Provinsi Sindh.

Perbedaan antara laporan awal dan jumlah temuan terbaru menunjukkan peningkatan yang besar dalam kasus yang terdeteksi. Pemeriksaan yang lebih luas kemudian menemukan puluhan hingga ratusan kasus di lingkungan fasilitas SESSI.

Peran SESSI di Sindh

SESSI merupakan organisasi provinsi otonom yang menyediakan layanan kesehatan, fasilitas medis, serta bantuan keuangan. Layanan itu ditujukan bagi pekerja industri dan komersial beserta tanggungan mereka di seluruh Sindh.

Karena Rumah Sakit KBV berada di bawah pengelolaan SESSI, pemeriksaan dilakukan tidak hanya pada pasien di fasilitas tersebut tetapi juga di area sekitarnya. Pemeriksaan di Landhi kemudian menambah catatan kasus positif yang ditemukan.

Menteri Tenaga Kerja Provinsi Sindh, Saeed Ghani, menyampaikan angka pemeriksaan lebih dari 10.500 orang pada awal pekan ini. Data tersebut menjadi gambaran skala penelusuran yang dilakukan di sekitar Rumah Sakit KBV.

Kasus ini menempatkan anak-anak sebagai kelompok yang paling banyak terdampak dalam klaster yang ditemukan di Karachi. Sementara itu, jumlah positif HIV yang dilaporkan masih menjadi perhatian setelah naik tajam dalam beberapa pekan terakhir.

Source: www.cnnindonesia.com
Terbaru