Andy Burnham langsung membawa janji perubahan besar setelah resmi menjadi Perdana Menteri Inggris. Politisi Partai Buruh itu ingin mengalihkan sebagian kekuasaan dari Westminster ke berbagai wilayah, sembari menyiapkan langkah untuk mengakhiri tunawisma.
Burnham dilantik setelah bertemu Raja Charles III di Istana Buckingham pada Senin, 20 Juli 2026. Dalam pertemuan itu, raja memintanya segera membentuk pemerintahan baru.
Menurut pernyataan Istana Buckingham yang dikutip BBC, Burnham menerima tawaran raja dan mencium tangan raja setelah pengangkatannya. Ia juga menyandang jabatan Menteri Keuangan Pertama dalam pemerintahan baru tersebut.
Istri Burnham, Marie-France van Heel, turut hadir mendampingi dalam prosesi pengangkatan. Foto resmi memperlihatkan Burnham mengenakan setelan jas dan dasi gelap saat berdiri bersama Raja Charles III.
Menggantikan Starmer di Tengah Tekanan Politik
Burnham menggantikan Keir Starmer yang mengundurkan diri akibat tekanan internal. Ia mengambil alih pemerintahan ketika Partai Buruh menghadapi tantangan besar menjelang pemilihan umum berikutnya yang diperkirakan berlangsung pada 2029.
Partai Reformasi saat ini memimpin dalam jajak pendapat, sehingga Burnham hanya memiliki waktu tiga tahun untuk membalikkan keadaan. Kondisi itu membuat agenda pemerintahannya tidak hanya diuji oleh masalah ekonomi, tetapi juga oleh kepercayaan publik terhadap politik Inggris.
Usai pelantikan, Burnham menyebut pengangkatannya sebagai momen untuk refleksi sekaligus resolusi baru. Ia menilai generasi politisi saat ini harus meningkatkan kinerja dan berani menghadapi tantangan yang ada.
“Saya mendengar Anda. Kita belum cukup baik dan kita perlu menjadi lebih baik. Kita akan menjadi lebih baik,” ujar Burnham. Ia mengakui masyarakat mulai jenuh terhadap dinamika politik yang berlangsung selama ini.
Janji Memindahkan Kuasa dari Westminster
Salah satu arah utama yang disampaikan Burnham adalah desentralisasi kekuasaan. Ia ingin memberi wilayah-wilayah di Inggris ruang lebih besar untuk menentukan langkah dan menyelesaikan persoalan mereka sendiri.
“Saya akan mengambil kekuasaan dari Westminster dan mendelegasikannya ke setiap wilayah di negeri ini, sehingga mereka dapat berbuat lebih banyak,” tuturnya. Gagasan tersebut menjadi bagian dari perubahan gaya politik yang ia janjikan, dari persaingan menuju kolaborasi dan pemecahan masalah.
Burnham juga menyinggung dampak kebijakan era 1980-an, termasuk privatisasi dan deindustrialisasi. Menurutnya, dampak kebijakan tersebut masih dirasakan oleh banyak daerah di Inggris hingga sekarang.
Sebelum menjadi perdana menteri, Burnham pernah menjadi anggota parlemen Inggris pada periode 2001 hingga 2017. Ia juga pernah menjabat sebagai menteri dalam pemerintahan Tony Blair dan Gordon Brown.
Dalam beberapa tahun terakhir, citra politiknya berubah menjadi sosok yang dekat dengan masyarakat. Ia memadukan gaya santai dan sederhana dengan penggunaan video media sosial.
Ekonomi, Hunian, dan Dukungan bagi Anak Muda
www.kompas.com melaporkan Burnham berkomitmen membangun ekonomi baru dengan membuat harga kebutuhan pokok lebih terjangkau. Ia juga berencana mendorong reindustrialisasi untuk mendukung industri domestik Inggris.
Burnham mengatakan pemerintahannya akan memaparkan rencana 10 tahun untuk Inggris pada akhir tahun ini. Sementara itu, ia berjanji mulai menyusun rencana aksi darurat pada hari berikutnya untuk memberi masyarakat “ruang bernapas” di tengah tekanan biaya hidup.
| Fokus | Langkah yang Disampaikan Burnham |
|---|---|
| Ekonomi | Mengupayakan harga kebutuhan pokok lebih terjangkau dan mendukung reindustrialisasi. |
| Ketenagakerjaan muda | Membantu lebih banyak anak muda memperoleh pekerjaan melalui reformasi pendidikan. |
| Kesejahteraan | Memperluas dukungan, termasuk layanan kesehatan mental. |
| Hunian | Membangun lebih banyak rumah milik pemerintah untuk menekan tagihan kesejahteraan. |
Di sektor sosial, Burnham menempatkan penyediaan hunian sebagai salah satu instrumen penting untuk mengurangi beban kesejahteraan secara adil dan berkelanjutan. Ia juga menekankan perlunya dukungan lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk akses kesehatan mental.
Komitmen paling tegas yang disampaikan Burnham adalah penanganan tunawisma. Ia menyatakan akan mengeluarkan instruksi pertamanya untuk menyudahi fenomena tersebut di Inggris.
Agenda itu kini menjadi ujian awal bagi pemerintahan baru Burnham, terutama saat masyarakat menunggu penjelasan mengenai pembiayaan program-programnya. Rencana darurat yang akan disusun pemerintahannya diharapkan menjadi langkah pertama untuk menjawab tekanan biaya hidup dan ketidakpuasan publik.
Source: www.kompas.com






