Kulit yang sehat menjadi dasar dari tampilan kulit yang tampak segar dan terawat. Dalam penjelasan Skincare Educator dr. Giovanni Mustopo, kesehatan kulit tidak bisa dilepaskan dari kesehatan tubuh secara keseluruhan karena kulit adalah lapisan pelindung pertama yang menghadapi berbagai faktor eksternal.
Di tengah meningkatnya perhatian pada skin barrier dan kulit sensitif, pemahaman tentang tanda kulit sehat menjadi semakin penting. Skin barrier yang terjaga membantu kulit terasa lebih nyaman, tidak mudah kering, dan tidak gampang iritasi.
Ciri-ciri kulit sehat
Kulit sehat memiliki lapisan epidermis yang bekerja aktif sebagai pelindung tubuh. Pada lapisan ini, sel-sel keratinosit terus beregenerasi untuk menjaga fungsi kulit tetap optimal.
Bagian terluarnya, yaitu skin barrier atau stratum corneum, berperan seperti susunan batu bata yang membantu menjaga kelembapan dan menahan zat berbahaya agar tidak mudah masuk. Bila lapisan ini berfungsi baik, kulit lebih stabil dalam kesehariannya.
Secara umum, kulit yang sehat terasa nyaman, tidak mudah kering, dan tetap seimbang. Kondisi ini juga membuat kulit lebih siap menghadapi paparan lingkungan tanpa cepat mengalami gangguan.
Mengapa skin barrier penting
Skin barrier punya tiga fungsi utama, yakni menahan bakteri dan iritasi masuk, mengunci kelembapan di dalam kulit, serta menjaga keseimbangan kulit setiap hari. Jika lapisan ini melemah, kulit menjadi lebih rentan terhadap berbagai masalah.
Dr. Giovanni menyebut skin barrier yang terganggu kerap berkaitan dengan kulit kering dan eczema. Ketika masalah ini muncul, rasa tidak nyaman biasanya ikut bertambah dan memicu siklus yang sulit berhenti.
Kulit kering dapat terasa gatal, lalu kebiasaan menggaruk bisa membuat skin barrier semakin terganggu. Dalam kondisi seperti itu, wajah juga bisa tampak kusam dan lebih mudah berjerawat.
Penyebab skin barrier terganggu
Beberapa faktor dapat melemahkan skin barrier, termasuk penggunaan sabun yang terlalu keras. Scrub berlebihan juga dapat mengikis perlindungan alami kulit dan membuatnya lebih sensitif.
Selain itu, polusi dan limbah lingkungan ikut memberi tekanan pada kulit. Stres serta kebiasaan menggaruk juga dapat memperburuk kondisi kulit yang sudah rentan.
Langkah menjaga skin barrier tetap sehat
Perawatan kulit sensitif tidak hanya soal hidrasi, tetapi juga perlindungan. Karena itu, pemilihan produk yang lembut menjadi langkah awal yang penting untuk membantu skin barrier tetap terjaga.
Beberapa kiat yang disarankan antara lain memilih cleanser yang lembut, mengurangi penggunaan scrub, dan memakai skin care serta body care yang tepat. Pengelolaan stres juga penting karena kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan kulit secara keseluruhan.
Untuk kulit yang sudah terlanjur mengalami gangguan, fokus perawatan perlu diarahkan pada pengurangan penguapan air, menenangkan kulit, dan menggunakan produk yang lebih occlusive. Bila keluhan berlanjut, konsultasi dengan dokter menjadi langkah yang tepat.
Perbedaan lotion dan balm
Lotion umumnya dipakai untuk perawatan harian karena teksturnya ringan dan mudah meresap. Produk ini cocok untuk kulit normal yang membutuhkan maintenance rutin.
Sebaliknya, balm atau produk occlusive bekerja lebih intensif untuk menenangkan kulit dan mengurangi penguapan air atau TEWL. Produk jenis ini membentuk lapisan pelindung di atas kulit sehingga kelembapan bisa terkunci lebih lama.
Dalam penjelasan yang sama, oat atau Avena sativa disebut sebagai salah satu bahan yang banyak diteliti dalam produk balm. Bahan ini dikenal membantu perbaikan hidrasi kulit, mengurangi rasa gatal, menurunkan keparahan eczema, memiliki efek antiinflamasi, serta memperkuat struktur epidermis.
Bahan yang mendukung kulit sensitif
Anggia Pramono, President Director, Kenvue Indonesia, menyampaikan bahwa sensitivitas kulit sering dialami banyak orang dalam keseharian, tetapi kerap dianggap sepele. Menurut dia, kondisi tersebut dapat memengaruhi kenyamanan dan kualitas hidup, terutama saat skin barrier melemah.
Ia juga menekankan bahwa sensitivitas kulit bisa dipengaruhi lingkungan, perubahan cuaca, dan gaya hidup sehari-hari. Karena itu, pemahaman terhadap kebutuhan kulit sensitif penting agar rutinitas perawatan bisa disusun lebih tepat.
Produk perawatan dengan Triple Oat Complex yang terdiri dari oat flour, oat extract, dan oat oil, lalu dipadukan dengan glycerin dan shea butter, disebut membantu memberi kelembapan intensif sekaligus mendukung perlindungan skin barrier. Teksturnya dibuat nyaman untuk penggunaan harian dan bisa dipakai pada area seperti bibir kering, tumit pecah-pecah, siku, lutut, kutikula, hingga bagian kulit yang sangat kering sesuai kebutuhan.
Bagi kulit yang sensitif, perhatian tidak hanya perlu diberikan pada hidrasi, tetapi juga pada cara menjaga lapisan pelindung alaminya agar tetap kuat. Jika skin barrier terawat, kulit cenderung lebih nyaman, lebih lembap, dan tidak mudah mengalami iritasi dalam aktivitas harian.
Source: lifestyle.bisnis.com






