USANA Indonesia Raih Penghargaan Inovasi Nutrisi Seluler, Bukti Riset Jadi Pembeda di BIA

PT USANA Health Sciences Indonesia meraih penghargaan Excellence Cellular Nutrition Innovation dalam ajang Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2026 yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta, pada Kamis (2/7/2026). Penghargaan itu menegaskan posisi USANA sebagai perusahaan nutrisi berbasis sains yang menempatkan riset dan inovasi sebagai inti bisnisnya.

Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Strategis Bisnis Indonesia Group Maria Yuliana Benyamin, didampingi Kepala Divisi Pemberitaan Bisnis Indonesia Group Setyardi Widodo. BIA merupakan ajang tahunan Bisnis Indonesia Group sejak 2002 untuk memberi apresiasi kepada emiten dan korporasi yang dinilai unggul di Indonesia.

Pengakuan atas inovasi nutrisi seluler

USANA menerima penghargaan tersebut karena dinilai konsisten mengembangkan riset dan inovasi di bidang nutrisi seluler. Perusahaan ini mengandalkan teknologi proprietary InCelligence Technology™, sebuah inovasi cell-signaling eksklusif yang dirancang untuk membantu sel tubuh memperbarui dan melindungi dirinya sendiri.

Pendekatan ilmiah itu menjadi bagian dari identitas USANA sebagai “The Cellular Nutrition Company”. Fokus risetnya mencakup nutrisi manusia, biologi seluler, biokimia, genetika, mikrobioma, kimia produk alami, hingga riset klinis.

Jejak perusahaan dan kapasitas produksi

USANA Health Sciences berdiri sejak 1992 dan berkantor pusat di Salt Lake City, Amerika Serikat. Perusahaan ini juga tercatat di New York Stock Exchange dengan kode USNA, yang menandakan posisinya sebagai pemain global di industri kesehatan dan nutrisi.

Sekitar dua pertiga produk nutrisi USANA diproduksi secara in-house di fasilitas yang terdaftar FDA di Salt Lake City. Model produksi itu memberi kendali mutu dari hulu ke hilir, yang menjadi salah satu aspek penting dalam bisnis berbasis sains seperti nutrisi seluler.

Perkembangan bisnis di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik

Di Indonesia, USANA resmi beroperasi sejak akhir 2015 sebagai bagian dari strategi ekspansi Asia Pasifik. Saat peluncurannya, lebih dari 500 distributor di Indonesia telah mendaftarkan diri pada departemen perluasan pasar internasional USANA, yang menunjukkan minat awal yang kuat terhadap produk nutrisi seluler di Tanah Air.

Indonesia kemudian menjadi salah satu pasar yang ikut mendukung pertumbuhan perusahaan di kawasan tersebut. Kehadiran USANA di pasar lokal juga memperluas akses konsumen terhadap produk yang diposisikan berbasis riset ilmiah dan kontrol kualitas ketat.

Kinerja global dan penguatan inovasi

Dari sisi kinerja, USANA membukukan penjualan bersih sebesar US$855 juta sepanjang tahun fiskal 2024. Perusahaan juga memproyeksikan penjualan bersih konsolidasi tahun fiskal 2025 berada di kisaran US$920 juta hingga US$1 miliar.

USANA turut memperkuat lini ilmiahnya dengan merekrut Dr. Kathryn Armstrong sebagai Chief Scientific Officer pada awal 2025. Di sisi lain, produk Celavive Postbiotic Rescue Serum juga mendapat pengakuan industri setelah dinobatkan sebagai pemenang dalam Good Housekeeping’s 2025 Beauty Awards.

Ajang BIA dan penilaian dewan juri

BIA 2026 mengusung tema “Where Growth Meets Strength” dan melibatkan dewan juri yang terdiri dari sejumlah nama di bidang ekonomi dan bisnis. Di antaranya Ketua Dewan Juri BIA 2026 sekaligus Senior Economist di Creco Research Raden Pardede, Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM Eduardus Tandelilin, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI Lana Soelistianingsih, serta Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Arif Budisusilo.

Selain Indonesia, USANA saat ini memasarkan produknya di lebih dari 20 negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru, Hong Kong, China, Jepang, Taiwan, Korea Selatan, Singapura, Meksiko, Malaysia, Filipina, Belanda, Inggris, Thailand, Prancis, Belgia, Kolombia, Jerman, Spanyol, Rumania, dan Italia. Penghargaan di BIA 2026 menambah daftar pengakuan yang menegaskan perjalanan USANA sebagai perusahaan nutrisi global dengan basis sains dan inovasi yang terus dikembangkan.

Source: lifestyle.bisnis.com

Terkait