Harga Bekas Samsung Galaxy S25 Edge Turun Rp10 Jutaan, Lebih Masuk Akal Baru?

Harga Samsung Galaxy S25 Edge bekas kini turun ke kisaran Rp10 jutaan dan langsung memunculkan satu pertanyaan penting: masih layak dibeli, atau justru unit baru tetap lebih aman? Dengan selisih sekitar Rp3 juta dari harga baru, pilihan ini terdengar menarik, tetapi kondisi perangkat bekas tetap jadi faktor penentu.

Di marketplace, varian RAM 12 GB dan memori internal 256 GB disebut sudah berada di sekitar Rp10 jutaan. Sementara itu, harga baru di sejumlah toko resmi seperti Erafone masih bertahan di kisaran Rp13 jutaan.

Harga Bekas yang Mulai Menggoda

Selisih harga tersebut membuat Galaxy S25 Edge bekas terlihat lebih menarik bagi pembeli yang ingin mencicipi kelas flagship Samsung tanpa membayar penuh. Namun, bagi pengguna yang belum terbiasa mengecek kondisi smartphone second, risiko tetap perlu diperhitungkan.

Belanja unit baru memberi ketenangan lebih karena masih disertai garansi resmi dan kelengkapan aksesori. Karena itu, keputusan membeli bekas atau baru tidak hanya soal harga, tetapi juga soal kesiapan pembeli menghadapi kondisi perangkat yang berbeda-beda.

OpsiHargaCatatan
BekasRp10 jutaanVarian 12 GB/256 GB di marketplace
BaruRp13 jutaanMasih dijual di toko resmi seperti Erafone

Desain Tipis Jadi Pembeda Utama

Samsung Galaxy S25 Edge menonjol lewat bodi yang sangat tipis, dengan ketebalan sekitar 5,8 mm dan bobot sekitar 163 gram. Ukuran ini membuatnya terasa ringan saat dipakai harian, meski membawa layar AMOLED 6,7 inci.

Posisi produk ini juga berbeda dari banyak flagship lain. Samsung tidak menempatkannya sebagai seri dengan kamera paling lengkap atau baterai terbesar, melainkan sebagai ponsel premium yang menonjolkan kenyamanan genggam dan desain elegan.

Galaxy AI Masih Tetap Relevan

Meski sudah bukan model terbaru, Galaxy S25 Edge masih mendapat pembaruan One UI 8.5 lengkap dengan fitur Galaxy AI terbaru. Pengguna tetap bisa memakai Circle to Search generasi terbaru, Audio Eraser, Now Brief, dan Photo Assist.

Photo Assist bahkan bisa menambahkan objek baru ke foto melalui perintah teks sederhana. Fitur ini cukup berguna untuk kebutuhan konten media sosial maupun promosi produk, sementara pencarian foto di galeri juga makin mudah karena cukup mengetik nama objek atau lokasi.

Performa Masih Kelas Flagship

Dapur pacunya masih mengandalkan Snapdragon 8 Elite, chipset yang pada 2026 tetap menawarkan performa flagship. Dalam penggunaan harian, perangkat ini disebut masih lancar untuk multitasking, bermain game berat, dan mengedit video.

Catatan yang muncul justru ada pada bodinya yang sangat tipis. Saat dipakai bermain game lama atau merekam video beresolusi tinggi, suhu perangkat relatif lebih cepat meningkat.

Kamera Oke, Baterai Perlu Dipertimbangkan

Untuk kamera, Galaxy S25 Edge masih sanggup menghasilkan foto dan video berkualitas tinggi, termasuk perekaman sampai 4K 60 fps. Namun, kapasitas baterai sekitar 3.900 mAh dengan pengisian cepat 25 watt tergolong kecil dibanding beberapa kompetitor terbaru.

Meski begitu, daya tahannya masih dinilai cukup untuk penggunaan normal selama satu hari dalam sekali isi daya. Blitarkawentar.jawapos.com mencatat bahwa kombinasi desain tipis, fitur AI, dan performa tinggi membuatnya tetap menarik, terutama jika pembeli memang mencari flagship Samsung yang ringkas.

Pada akhirnya, pilihan paling masuk akal bergantung pada toleransi risiko dan selisih harga di lapangan. Jika unit baru tidak terlalu jauh dari harga bekas, membeli baru tetap lebih aman untuk pemakaian jangka panjang.

Terkait