2 Cara Memasak Telur untuk Perut Buncit, Pilih yang Tanpa Lemak Tambahan

Telur bisa menjadi pilihan menu praktis bagi orang yang sedang memperhatikan asupan untuk membantu mengatasi perut buncit. Bahan makanan ini tinggi protein, terjangkau, dan dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.

Namun, cara memasaknya ikut menentukan jumlah lemak dan kalori tambahan dalam satu porsi. Metode tanpa minyak atau mentega dapat menjadi pilihan lebih ringan dibanding pengolahan yang memakai banyak lemak.

Perut buncit tidak hanya dapat memengaruhi rasa percaya diri, tetapi juga perlu diperhatikan karena berpotensi berkaitan dengan masalah kesehatan. Pengaturan makanan sehari-hari menjadi salah satu langkah penting, bersama olahraga rutin, tidur cukup, dan pengelolaan stres.

Protein dalam telur disebut dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama sekaligus mendukung metabolisme dalam membakar kalori. Karena itu, telur sebaiknya dipadukan dengan bahan bernutrisi lain dan diolah secara sederhana.

Ringkasan Cara Mengolah Telur

CaraTambahan LemakPoin Utama
Telur rebus atau poached eggTidak memerlukan minyak atau mentegaMempertahankan nutrisi tanpa kalori ekstra dari lemak
Telur dengan sayuranDapat dibuat tanpa minyak atau dengan sedikit minyakMenambah serat serta vitamin dari sayuran

1. Telur Rebus atau Poached Egg

Merebus telur merupakan cara sederhana untuk menghindari tambahan minyak goreng maupun mentega. Metode ini membuat menu telur lebih rendah kalori karena tidak ada lemak tambahan dari proses memasak.

Mariam Zakhary, DO, penasihat klinis di Ikon Recovery Center di Saddle Brook, New Jersey, mengatakan telur rebus setengah matang atau matang tanpa tambahan lemak dapat mempertahankan seluruh atau sebagian besar nutrisinya. Pernyataan tersebut dikutip Beautynesia dari Health.

Selain telur rebus dengan cangkang, telur juga dapat diolah menjadi poached egg untuk menghasilkan tekstur yang lebih lembut. Kedua cara tersebut sama-sama tidak mengharuskan penggunaan minyak dalam proses memasaknya.

Dua butir telur rebus mengandung sekitar 12,6 gram protein. Kandungan ini dapat menjadi bagian dari menu yang membantu rasa kenyang bertahan lebih lama.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan perebusan telur dapat meningkatkan bioaksesibilitas antioksidan lutein dan zeaxanthin dibandingkan beberapa metode memasak lain. Bioaksesibilitas menggambarkan kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi tertentu dari makanan.

Telur rebus dapat disiapkan sebagai sarapan, lauk, atau pelengkap makan tanpa perlu bumbu berlebihan. Pilihan ini sesuai bagi yang ingin mengatur asupan lemak tambahan dari menu harian.

2. Padukan Telur dengan Sayuran

Mengombinasikan telur dengan sayuran dapat meningkatkan kandungan serat dan vitamin dalam satu piring makan. Sayuran juga memberi variasi tekstur serta rasa tanpa harus mengandalkan tambahan minyak atau saus berlebihan.

Helen Tieu, RD, pendidik diabetes bersertifikat dan pendiri Diet Redefined, menyebut paprika, bayam, jamur, dan tomat dapat ditambahkan ke dalam telur. Kombinasi tersebut membantu meningkatkan serat dan nutrisi, sebagaimana dikutip Health.

Ada beberapa pilihan pengolahan yang dapat dicoba, seperti sup telur tanpa minyak, steamed egg vegetable, atau omelet sayur dengan sedikit minyak. Setiap pilihan tetap berfokus pada penggunaan sayuran sebagai pelengkap utama telur.

Telur rebus juga dapat disantap bersama sayuran rebus untuk pilihan yang paling sederhana. Kombinasi ini tidak memerlukan minyak tambahan dan bisa disajikan tanpa banyak bumbu.

Pengaturan porsi dan cara memasak tetap penting ketika telur dijadikan bagian dari pola makan sehari-hari. Memilih telur rebus, poached egg, atau telur dengan sayuran dapat membantu menjaga menu tetap bernutrisi dan lebih ringan dari tambahan lemak.

Terkait