Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat menempatkan generasi Z dan milenial sebagai kekuatan utama dalam struktur organisasi terbaru. Dengan komposisi pengurus dari dua kelompok usia tersebut mencapai 67 persen, PKB Jabar menegaskan komitmennya untuk merangkul generasi muda dalam meraih kemenangan pada Pemilu 2029.
Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, mengungkapkan bahwa partainya tidak hanya fokus pada persaingan politik lima tahunan. Namun, mereka berupaya hadir secara nyata di tengah masyarakat melalui kerja politik yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.
Dominasi Generasi Z dan Milenial sebagai Pilar Utama
PKB Jawa Barat mematok target dominasi generasi Z dan milenial tidak hanya pada kepengurusan tingkat provinsi, tapi juga di tingkat pimpinan anak cabang. “Komposisi untuk pimpinan anak cabang minimal 70 persen berasal dari generasi Z dan milenial,” kata Huda. Pendekatan ini dinilai strategis untuk memastikan keberlanjutan kiprah partai bersama kelompok yang tengah menjadi mayoritas populasi di Indonesia.
Menurut Huda, kehadiran partai politik harus terwujud dalam layanan dan perhatian langsung kepada masyarakat. Dengan basis generasi muda tersebut, PKB berharap mampu menjalankan politik yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Konsep Politik Jalan Kaki
Salah satu inovasi strategi politik yang diusung oleh PKB Jabar adalah konsep “politik jalan kaki.” Huda menjelaskan, istilah ini menggambarkan pola kerja kader yang tidak pasif, tetapi aktif turun ke lapangan. “Kader PKB itu jangan ongkang-ongkang kaki, tapi harus bergerak menyapa masyarakat secara fisik,” ujarnya.
Pola kerja ini menjadi landasan evaluasi sekaligus penguatan kader untuk benar-benar merasakan denyut kehidupan warga. Contoh implementasinya adalah program food bank yang mengedepankan dukungan untuk UMKM lokal. Dalam program ini, pengurus dan anggota legislatif diwajibkan membeli makanan dari warung sekitar untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Huda menegaskan, “Konsepnya bukan memasak sendiri, tapi membeli langsung dari penjual setempat agar memberi dampak ekonomi nyata.”
Selain itu, PKB juga menyiapkan layanan ambulans yang dikelola oleh anggota legislatif di berbagai tingkatan wilayah. Langkah ini bertujuan agar keberadaan partai makin terasa manfaatnya, khususnya dalam pelayanan kesehatan dasar di tengah masyarakat.
Persiapan Menuju Pemilu 2029
Huda menyampaikan bahwa PKB Jabar telah menyiapkan seluruh aspek strategis untuk menghadapi Pemilu 2029. Namun, detail persiapan tersebut disimpan demi alasan taktis. “Kami on the way 2029, semua sudah disiapkan dengan matang, tapi hal-hal strategis kami belum ungkapkan ke publik,” ujarnya.
Upaya konsolidasi dengan basis generasi muda dan implementasi politik yang membumi diharapkan menjadi modal kuat PKB Jawa Barat dalam kompetisi politik lima tahun mendatang.
Dengan melihat dominasi generasi Z dan milenial, serta strategi politik jalan kaki, PKB Jawa Barat berupaya menciptakan bentuk kerja politik yang tidak hanya sebatas jargon, tapi juga berdampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat Jawa Barat menuju Pemilu 2029.
