Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dengan fokus pada penyelarasan program kerja dan dampak nyata bagi masyarakat. Acara tersebut berlangsung di Universitas Muhammadiyah Gresik dan dihadiri berbagai pengurus penting serta narasumber untuk sosialisasi Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT).
Rakerwil dimaksudkan untuk menyamakan tujuan, sasaran, dan waktu pelaksanaan program di tingkat wilayah dan daerah se-Jawa Timur. Penyelenggara juga membuka ruang bagi pengurus daerah untuk mengusulkan agenda strategis yang dapat memperkuat kegiatan sepanjang tahun.
Pentingnya Program Berbasis Dampak Masyarakat
Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PWM Jatim, Achmad Zuhdi, menegaskan program kerja harus lebih dari sekadar daftar administratif. Ia menyoroti perlunya pengorbanan, komitmen, dan perencanaan yang matang agar kegiatan menjadi momentum dakwah nyata di tengah masyarakat.
Zuhdi mengusulkan kolaborasi anggaran dan program antar daerah untuk meningkatkan potensi wilayah-wilayah kecil. Harapannya, manfaat yang dirasakan masyarakat bisa lebih luas dengan sinergi tersebut.
Sosialisasi Kalender Hijriyah Global Tunggal
Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Syamsuddin, dalam keynote speech-nya menyoroti urgensi penggunaan Kalender Hijriyah Global Tunggal. Ia menjelaskan bahwa kalender ini merupakan inovasi yang sudah lama diinisiasi dalam sejarah Islam namun belum terealisasi secara menyeluruh.
Menurut Syamsuddin, KHGT akan menjadikan umat Islam lebih mandiri dengan penentuan tanggal penting seperti awal Ramadhan yang dapat diketahui lebih awal melalui perhitungan astronomi. Hal ini diharapkan mengurangi ketergantungan pada sidang isbat yang selama ini menjadi mekanisme penentuan awal bulan hijriyah.
Peran Majelis Tarjih Dalam Konsolidasi Dakwah
Syamsuddin mengingatkan bahwa metode hisab astronomis adalah ijtihad ilmiah yang sejalan dengan semangat syariat untuk kemudahan umat. Ia menegaskan perlunya peningkatan aktivitas Majelis Tarjih di tingkat daerah agar tidak hanya bergantung pada wilayah.
Konsolidasi rutin yang dijalankan Majelis Tarjih diyakini dapat memperkuat rasa kebersamaan dan memperluas dampak dakwah. Memberi efek positif pada bidang ekonomi dan keilmuan masyarakat juga menjadi salah satu harapan dari penguatan aktivitas ini.
Hasil dan Harapan Rakerwil
Forum Rakerwil ini diharapkan menghasilkan program kerja yang terintegrasi dan aplikatif bagi seluruh Majelis Tarjih se-Jawa Timur. Selain itu, kegiatan ini menjadi peluang penting untuk memperkuat pemahaman dan penerapan KHGT menjelang Ramadhan.
Dengan pendekatan ilmiah dan sistematis, keputusan keagamaan dalam lingkungan Muhammadiyah diharapkan dapat lebih seragam dan mudah dipahami oleh anggota serta masyarakat luas. Ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan peran Majelis Tarjih dan Tajdid di wilayah Jawa Timur.
