Mudik 2026 Di Jawa Barat Hadirkan 159 Posko Strategis, Keamanan Maksimal Dengan Ratusan CCTV Analitis Terintegrasi

Dinas Perhubungan Jawa Barat menyiapkan 159 posko angkutan Lebaran untuk menghadapi lonjakan mudik 2026. Posko tersebut didirikan di lokasi strategis mulai dari jalur utama hingga terminal untuk mengawasi arus lalu lintas dan memberikan layanan informasi kepada para pemudik.

Posko ini berfungsi sebagai pusat monitoring pergerakan penumpang dan arus kendaraan serta menerima pengaduan masyarakat. Kepala Dishub Jabar, Dhani Gumelar, menjelaskan bahwa posko akan mulai aktif beroperasi paling lambat tanggal 14 Maret dan didukung oleh 4.328 personel gabungan dari provinsi dan kabupaten/kota.

Distribusi Posko Mudik Jawa Barat

  1. Empat posko rest area bersama Kementerian Perhubungan di:

    • UPTD P3 LLAJ Wilayah IV Cirebon
    • Jembatan Timbang Balonggandu Karawang
    • Jembatan Timbang Losarang Indramayu
    • Jembatan Timbang Gentong Tasikmalaya
  2. Lima posko ruas jalan terpadu di titik strategis:

    • Gadog Bogor
    • Cileunyi Bandung
    • Cihuni Garut
    • Wilayah Cirebon
  3. Sebanyak 115 posko kewilayahan di unit pelaksana teknis daerah (UPTD):

    • UPTD I: 41 posko
    • UPTD II: 25 posko
    • UPTD III: 24 posko
    • UPTD IV: 25 posko
  4. Tiga puluh lima posko simpul provinsi di:

    • 13 terminal tipe A
    • 13 terminal tipe B
    • 3 bandara (Nusawiru, Husein Sastranegara, Kertajati)
  5. Enam pelabuhan ASDP yakni:
    • Saguling
    • Cirata
    • Jatiluhur
    • Majingklak
    • Kalipucang
    • Muara Gembong

Dhani mengatakan bahwa 4.328 personel tersebut akan berkolaborasi dengan berbagai instansi untuk mengamankan titik-titik rawan kemacetan, kecelakaan, dan bencana alam selama periode mudik.

Pemantauan Arus Lalu Lintas dengan Teknologi Canggih

Selain posko, Dishub Jawa Barat juga mengandalkan teknologi untuk pengawasan arus lalu lintas. Terdapat 26 titik lokasi yang dipasangi CCTV analitis untuk memantau secara real-time. Rencananya, akan ditambahkan 100 CCTV lagi dalam sistem manajemen lalu lintas tingkat lanjut atau Advanced Traffic Management System (ATMS).

Pemantauan ini dilakukan secara terpusat di Jabar Digital Center dan Kantor Dishub Jawa Barat. Selain CCTV, juga dipasang sensor traffic counting di 10 lokasi utama guna mendukung efisiensi pengaturan arus lalu lintas.

Dengan persiapan yang komprehensif ini, diharapkan mudik 2026 di Jawa Barat dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi jutaan pemudik yang melewati kawasan tersebut. Posko-posko tersebut akan menjadi pusat koordinasi respons cepat terhadap berbagai kendala selama musim mudik berlangsung.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: jabar.antaranews.com

Terkait