Link Hasil SPMB Jateng Sulit Diakses Setelah 6 Jam Menunggu, Orang Tua Resah Menjelang Pengumuman

Link pengumuman hasil seleksi SPMB SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah 2026 jadi sorotan setelah banyak calon peserta didik dan orang tua kesulitan mengakses laman resmi. Di tengah penantian yang disebut sudah berlangsung berjam-jam, komentar warganet di unggahan Disdikbud Jateng dipenuhi keluhan soal situs yang sulit dibuka.

Disdikbud Jateng sebelumnya menyampaikan bahwa pengumuman hasil seleksi SPMB tingkat SMA dan SMK Negeri tahun ajaran 2026/2027 dilakukan secara daring. Lewat Instagram resmi @pdkjateng, pengumuman dijadwalkan muncul pada Minggu, 21 Juni 2026, paling lambat pukul 23.59 WIB.

Laman yang disiapkan untuk mengecek hasil berada di https://spmb.jatengprov.go.id/. Disdikbud Jateng juga mengimbau calon murid agar mengecek hasil seleksi melalui website resmi SPMB Jawa Tengah dan menyiapkan langkah selanjutnya sesuai hasil yang diperoleh.

Namun, pengumuman itu justru memicu keluhan karena akses ke laman resmi disebut sulit dilakukan. Sejumlah komentar menilai situs belum bisa dibuka meski pengumuman sudah dinantikan lama, bahkan ada yang menyebut penantian berlangsung hingga 6 jam.

Salah satu komentar datang dari akun @mhhsmadballz yang menuliskan keluhan dalam bahasa Jawa dan meminta penjelasan yang lebih jelas. Akun itu juga menyinggung pengalaman serupa pada tahun sebelumnya dan meminta instansi memberi informasi yang tidak membingungkan.

Keluhan lain muncul dari akun @zanaapriyatna yang menyoroti kekhawatiran orang tua terhadap sistem penerimaan. Dalam komentarnya, akun itu menilai ketidakjelasan dan sulitnya akses informasi membuat orang tua resah, apalagi jika hasil seleksi bisa berubah menjelang pengumuman.

Akun @a.dmmm1 juga menyampaikan keresahan serupa. Akun itu mempertanyakan mengapa jurnal belum bisa diakses hingga pukul 6 dan menyinggung dugaan kurangnya transparansi dari tim IT yang menangani sistem.

Gelombang komentar tersebut menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap hasil seleksi SPMB di Jawa Tengah. Di sisi lain, Disdikbud Jateng tetap menegaskan agar masyarakat hanya merujuk pada kanal resmi dan tidak mudah terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Source: radarsolo.jawapos.com

Terkait