Hujan deras disertai angin kencang merusak sebuah rumah warga di Desa Kalirejo, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Dapur milik Teguh Purwanto dilaporkan roboh saat cuaca ekstrem melanda wilayah itu pada Kamis malam, sekitar pukul 20.00 WIB.
Peristiwa ini terjadi ketika hujan berintensitas tinggi dan hembusan angin kencang menerpa kawasan setempat. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, tetapi kerugian material diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Kondisi bangunan diduga sudah rapuh
Kapolres Kebumen I Putu Bagus Krisna Purnama menyebut dapur yang ambruk memiliki ukuran sekitar 2,5 meter x 6 meter. Bangunan itu berdiri dengan konstruksi campuran bata merah, papan, dan atap genteng.
“Bangunan diduga sudah dalam kondisi rapuh, sehingga tidak mampu menahan beban atap saat diguyur hujan deras yang disertai angin,” ujar Krisna, Jumat.
Ia menjelaskan, kondisi bangunan yang tidak lagi kokoh menjadi faktor penting dalam insiden tersebut. Cuaca ekstrem yang belakangan terjadi juga memperbesar risiko kerusakan, terutama pada bangunan lama atau yang kurang terawat.
Petugas langsung melakukan pengecekan
Setelah kejadian, personel Polsek Karanggayam mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan asesmen awal. Kegiatan itu dipimpin Kapolsek Karanggayam Iptu Sumaryadi bersama sejumlah anggota dan perangkat desa setempat.
Polisi juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD agar penanganan berlangsung cepat dan terarah. Pendataan kerusakan dilakukan untuk menjadi dasar langkah lanjutan, termasuk bantuan dan perbaikan.
Berikut rangkaian penanganan yang dilakukan petugas di lokasi:
- Mengecek kondisi bangunan yang roboh.
- Mendata tingkat kerusakan dan potensi bahaya lanjutan.
- Berkoordinasi dengan perangkat desa.
- Menghubungi BPBD untuk tindak lanjut penanganan.
- Memberikan imbauan kewaspadaan kepada warga sekitar.
Warga diminta waspada cuaca ekstrem
Petugas juga menyampaikan imbauan agar masyarakat lebih peka terhadap tanda-tanda cuaca ekstrem. Hujan deras yang disertai angin kencang dapat memicu kerusakan bangunan, terutama bila kondisi konstruksi sudah menurun.
Imbauan itu menjadi penting karena wilayah Kebumen dan sekitarnya kerap menghadapi risiko hidrometeorologi saat cuaca buruk. Situasi seperti ini menuntut warga memeriksa kondisi rumah, memangkas dahan rapuh, dan memperhatikan keamanan bangunan sebelum dan saat hujan deras datang.
Di Desa Kalirejo, pendataan masih menjadi bagian penting untuk memastikan kebutuhan perbaikan dan bantuan bisa segera ditentukan. Aparat setempat terus memantau kondisi bangunan serta lingkungan sekitar agar kejadian serupa tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.
