Musim Haji 2026, Jateng Siapkan Keberangkatan 34.122 Jemaah

Author: Qoo Media

Musim haji tahun ini menjadi kabar penting bagi calon jemaah asal Jawa Tengah karena kuota keberangkatan naik menjadi 34.122 orang. Angka itu melonjak sekitar 3.500 jemaah dibandingkan kuota sebelumnya yang berada di 30.377 orang.

Kenaikan ini membuat Jateng masuk daftar daerah yang paling diuntungkan dari perubahan kebijakan pembagian kuota. Perubahan tersebut juga memberi harapan baru bagi calon jemaah yang selama ini menunggu keberangkatan dalam waktu sangat panjang.

Kuota naik karena basis hitung berubah

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Tengah, Fitriyanto, menjelaskan bahwa lonjakan kuota terjadi karena pemerintah mengubah dasar perhitungan. Sebelumnya, kuota ditentukan berdasarkan jumlah penduduk Muslim, sedangkan kini acuan utamanya adalah jumlah daftar tunggu di tiap provinsi.

Perubahan ini dinilai lebih adil bagi daerah dengan antrean panjang. Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi dengan jumlah pendaftar haji yang sangat besar, dengan waiting list sekitar 950.000 orang dan berada di posisi kedua setelah Jawa Timur.

Masa tunggu ikut dipangkas

Reformasi pembagian kuota tidak hanya berdampak pada jumlah keberangkatan. Sistem baru juga memangkas masa tunggu calon jemaah haji di Jawa Tengah yang sebelumnya bisa mencapai 32 tahun menjadi seragam 26 tahun untuk seluruh provinsi.

Kebijakan ini memberi kepastian yang lebih baik bagi pendaftar baru maupun jemaah yang sudah lama masuk daftar antrean. Di banyak daerah, kepastian masa tunggu menjadi salah satu isu utama yang paling sering dipertanyakan calon jemaah dan keluarga mereka.

Persiapan keberangkatan dikebut

Pemerintah daerah bersama penyelenggara haji kini mempercepat seluruh persiapan teknis agar proses keberangkatan berjalan lancar. Targetnya, kesiapan layanan mencapai 100 persen saat hari keberangkatan tiba.

Di Jawa Tengah, keberangkatan jemaah akan dibagi melalui dua embarkasi utama, yakni Embarkasi Solo dan Yogyakarta. Pembagian ini diharapkan membuat arus keberangkatan lebih tertata dan mengurangi penumpukan jemaah di titik embarkasi.

Jadwal awal keberangkatan jemaah

Berikut jadwal awal yang sudah disiapkan untuk kloter pertama:

  1. Masuk asrama haji: 21 April 2026 pukul 06.00 WIB
  2. Penerbangan perdana dari Embarkasi Solo: 22 April pukul 01.00 dini hari

Fitriyanto menyebut kloter pertama akan mulai masuk asrama pada 21 April 2026 dan terbang dari Embarkasi Solo pada dini hari berikutnya. Jadwal ini menjadi penanda dimulainya musim keberangkatan jemaah haji asal Jawa Tengah ke Tanah Suci.

Dampak bagi calon jemaah di Jawa Tengah

Kenaikan kuota menjadi sinyal positif bagi ribuan calon jemaah yang telah lama menunggu giliran. Dengan basis pembagian baru yang bertumpu pada daftar tunggu, provinsi dengan antrean besar seperti Jawa Tengah mendapat porsi lebih besar dibanding sebelumnya.

Kondisi ini juga menunjukkan bahwa penyesuaian sistem kuota dapat memengaruhi langsung peluang keberangkatan jemaah. Di tengah tingginya animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji, kepastian kuota dan masa tunggu menjadi informasi yang paling dinanti dari musim haji mendatang.

Source: www.metrotvnews.com
Terbaru