
Harga sembako di Jawa Timur kembali bergerak pada hari ini. Kenaikan paling menonjol terlihat pada bawang, cabai, dan minyak goreng, sementara sejumlah komoditas protein justru melemah.
Data harga rata-rata di Jatim menunjukkan pasar kebutuhan harian masih fluktuatif. Kondisi ini penting dipantau karena perubahan kecil pada komoditas dapur bisa langsung memengaruhi belanja rumah tangga.
Bawang, cabai, dan minyak yang naik
Bawang merah tercatat di Rp 41.207/kg dan naik Rp 171 atau 0,42 persen. Bawang putih juga bergerak naik menjadi Rp 28.597/kg, bertambah Rp 508 atau 1,81 persen.
Kenaikan lain terjadi pada cabai keriting yang berada di Rp 45.205/kg. Komoditas itu naik Rp 1.311 atau 2,99 persen, sedangkan cabai merah besar naik Rp 630 atau 1,32 persen menjadi Rp 48.348/kg.
Di kelompok minyak goreng, harga minyak goreng kemasan premium tercatat Rp 21.678/liter. Angka itu naik Rp 129 atau 0,60 persen, sementara Minyakita berada di Rp 16.428/liter setelah naik Rp 100 atau 0,61 persen.
Komoditas yang turun ikut menahan tekanan
Di sisi lain, cabai merah justru turun Rp 553 atau 0,75 persen dan kini berada di Rp 45.205/kg. Daging ayam ras juga melemah Rp 153 atau 0,44 persen menjadi Rp 34.445/kg.
Penurunan paling besar terjadi pada daging ayam kampung yang kini berada di Rp 68.982/kg. Komoditas ini turun Rp 1.791 atau 2,53 persen dibanding sebelumnya.
Daftar harga pokok di Jatim
Beras premium tercatat Rp 14.990/kg dan beras medium Rp 13.067/kg. Gula kristal putih berada di Rp 17.321/kg, sedangkan minyak goreng curah di Rp 20.466/kg.
Untuk protein hewani, daging sapi paha belakang berada di Rp 124.085/kg. Telur ayam ras tercatat Rp 25.684/kg dan telur ayam kampung Rp 47.174/kg.
Harga susu kental manis merek Bendera berada di Rp 12.429 per 370 gr/kl. Sementara itu, susu kental manis merek Indomilk tercatat Rp 12.353 per 370 gr/kl.
Pada kelompok susu bubuk, merek Bendera berada di Rp 41.994 per 400 gr/dos. Merek Indomilk sedikit lebih rendah di Rp 41.891 per 400 gr/dos.
Garam bata tercatat Rp 2.178 dan garam halus Rp 9.472/kg. Gas elpiji berada di Rp 19.974.
Mengapa harga mudah berubah
Perubahan harga sembako dipengaruhi banyak faktor, mulai dari biaya produksi, kebijakan pemerintah, kurs, hingga cuaca. Permintaan yang naik saat pasokan tetap atau menurun juga dapat mendorong harga bergerak lebih tinggi.
Cuaca ekstrem, bencana alam, dan perubahan musim dapat mengganggu produksi pertanian. Masalah distribusi seperti logistik yang terlambat juga bisa mengurangi pasokan dan memicu kenaikan harga.
Harga kebutuhan pokok di tiap pasar bisa berbeda. Karena itu, angka rata-rata di Jawa Timur hanya memberi gambaran umum tentang pergerakan harga harian di daerah tersebut.
Source: www.detik.com








