
SBY menutup ruang bagi kader Demokrat Jawa Barat untuk berharap pada jalan pintas. Ia meminta mereka bekerja lebih keras, menyiapkan caleg berkualitas, dan merebut hati rakyat sebagai bekal menuju Pemilu 2029.
Pesan itu mengemuka dalam Saresehan Focus Group Discussion Partai Demokrat Jawa Barat di Bandung, saat jajaran partai dari tingkat provinsi hingga nasional berkumpul membahas strategi politik. Kegiatan tersebut diikuti anggota DPRD kabupaten/kota se-Jawa Barat, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, serta anggota DPR RI dari Partai Demokrat.
Fokus ke basis rakyat
Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Barat, M. Handarujati Kalamullah, menyebut arahan SBY memberi arah yang jelas bagi kader dalam menyusun langkah menuju pemilu berikutnya. Ia menegaskan pesan utama SBY sederhana, yakni tidak ada rumus ajaib dan tidak ada jalan pintas untuk hasil yang lebih baik.
Menurut Handarujati, Demokrat Jawa Barat kini lebih optimistis menyusun strategi untuk menaikkan perolehan kursi di tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPR RI. Partai juga mulai membangun dan membina kader sejak dini karena persiapan calon legislatif tidak bisa dilakukan secara instan.
Peta daerah pemilihan mulai dibenahi
Sejumlah daerah pemilihan menjadi perhatian serius dalam evaluasi internal Demokrat Jawa Barat. Dapil Garut serta Dapil Banjar, Ciamis, Kuningan, dan Pangandaran masuk daftar wilayah yang belum memiliki wakil di DPR RI dan kini menjadi target pembenahan.
Selain itu, Dapil Bekasi dan Depok juga masuk prioritas penguatan struktur politik partai. Handarujati menilai langkah ini penting untuk mengembalikan kekuatan Demokrat di basis-basis yang sebelumnya pernah menjadi penyangga suara.
Ia juga menyoroti posisi Jawa Barat sebagai dapil besar yang memberi kontribusi signifikan terhadap kursi nasional. Menurutnya, tambahan satu persen suara di Jawa Barat bisa memberi dampak jauh lebih besar dibandingkan daerah lain.
Konsolidasi kader dan caleg berkualitas
Dengan posisi itu, Demokrat Jawa Barat diminta memperkuat konsolidasi sampai ke akar rumput. Handarujati mengatakan partai ingin memperluas basis dukungan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kerja politik kader di lapangan.
Ia menegaskan perhatian partai tidak hanya tertuju pada kemenangan jangka pendek, tetapi juga pada kualitas calon yang akan diusung. Karena itu, Demokrat menyiapkan calon DPR RI yang benar-benar berkualitas dan bukan sekadar memenuhi daftar pencalonan.
Partai juga masih menunggu keputusan final terkait kemungkinan pemisahan antara pemilu nasional dan pemilu daerah. Meski begitu, Handarujati mengatakan persiapan tetap berjalan agar Demokrat siap bersaing dalam skema apa pun yang akhirnya ditetapkan.
Momentum pemerintahan dan target perempuan
Masuknya Partai Demokrat ke pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi momentum positif untuk meningkatkan kepercayaan publik. Program pemerintah yang pro-rakyat disebut bisa menjadi bukti yang dibawa kader ke tengah masyarakat.
Namun Handarujati menegaskan keberhasilan partai tetap bergantung pada kualitas kader dan caleg yang diusung. Ia menolak jika kader hanya menjadi pelengkap dalam daftar calon tanpa kesiapan untuk bekerja dan diterima masyarakat.
Di saat yang sama, Demokrat Jawa Barat juga mulai mempersiapkan pemenuhan kuota 30 persen keterwakilan perempuan dengan lebih serius. Partai ingin menghadirkan kader perempuan yang kompetitif dan punya peluang nyata untuk menang, bukan hanya sekadar memenuhi syarat administratif.
Bidik kursi tambahan di dapil gemuk
Demokrat Jawa Barat juga melihat peluang untuk menambah kursi DPR RI di sejumlah dapil gemuk pada Pemilu 2029. Dua wilayah yang disebut menjadi target utama adalah Dapil Karawang dan Kabupaten Bandung, yang pada pemilu sebelumnya nyaris memberi tambahan kursi.
Handarujati mengatakan selisih suara di dua dapil itu sangat tipis untuk kursi tambahan. Karena itu, Demokrat menyiapkan lapis kedua kader terbaik agar peluang tersebut bisa dimaksimalkan saat kontestasi berlangsung.
Dengan arahan langsung dari SBY, Demokrat Jawa Barat kini memulai konsolidasi besar-besaran untuk memperkuat mesin partai. Fokusnya jelas, yaitu merebut kembali kursi-kursi strategis dan menambah kontribusi Jawa Barat terhadap suara nasional Partai Demokrat pada Pemilu 2029.
Source: wartaekonomi.co.id








