
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya penguatan pengawasan pemerintahan daerah saat menghadiri serah terima jabatan dan pisah sambut Kejaksaan Tinggi Jawa Barat di Bale Gede Gedung Pakuan, Kota Bandung. Ia meminta Kajati Jabar yang baru, Sutikno, melanjutkan sinergi dengan pemerintah daerah dan mempercepat pencegahan potensi penyimpangan di daerah.
Kehadiran Dedi Mulyadi dalam agenda itu menegaskan bahwa pergantian pejabat bukan sekadar seremoni. Ia menilai momentum tersebut harus menjadi awal untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.
Dorongan sinergi untuk percepatan kerja pemerintah daerah
Dedi Mulyadi menyebut pergantian pejabat sebagai hal biasa dalam roda pemerintahan. Namun, ia menekankan perlunya membangun kebersamaan agar gerak langkah pemerintah daerah dan aparat hukum bisa lebih cepat.
Ia juga berharap kerja sama antara Pemprov Jawa Barat dan Kejati Jabar tidak hanya dipertahankan, tetapi ditingkatkan. Menurutnya, kerja bersama itu penting untuk mengawal program pembangunan dan mencegah potensi penyimpangan sejak dini.
Dedi meminta Kejati Jabar yang baru untuk melanjutkan pola sinergi yang sudah berjalan sebelumnya. Ia menegaskan perlunya percepatan, dukungan, dan mitigasi terhadap setiap potensi penyimpangan sejak awal.
Sutikno tekankan kejaksaan tidak bisa bekerja sendiri
Kajati Jabar yang baru, Sutikno, menegaskan bahwa kejaksaan tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Ia menyebut sinergi dengan pemerintah daerah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas dan fungsi kejaksaan.
Sutikno menjelaskan bahwa kejaksaan merupakan bagian dari Forkopinda dan bekerja dengan mengoptimalkan tupoksi masing-masing. Ia mencontohkan penanganan kasus korupsi di daerah yang ikut mendukung terciptanya pemerintahan yang bersih.
Ia juga menekankan bahwa peran kejaksaan tidak berhenti pada penindakan korupsi. Penegakan hukum terhadap perkara pidana lain juga menjadi bagian dari upaya menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Menurut Sutikno, penanganan perkara tindak pidana yang penyidikannya berasal dari kepolisian dan unsur lain ikut mendukung ketenteraman dan kenyamanan masyarakat. Ia menilai kerja itu tidak mungkin dijalankan secara sendiri-sendiri.
Serah terima jabatan berlangsung di Gedung Pakuan
Acara serah terima jabatan dan pisah sambut Kejati Jawa Barat itu mempertemukan pejabat lama, Dr. Hermon Dekristo SH.MH, dengan Kajati baru Dr. Sutikno SH.MH. Seluruh rangkaian berlangsung khidmat dan penuh keakraban.
Suasana tersebut menandai komitmen bersama untuk menjaga hubungan yang harmonis dan produktif dalam mendukung kemajuan Jawa Barat. Kehadiran para pimpinan daerah, termasuk bupati dan wali kota, juga disebut sebagai bagian dari upaya mempercepat langkah kerja ke depan.
Source: www.tarungnews.com








