Jawa Barat memiliki deretan gunung tinggi yang tersebar di banyak wilayah, dan sebagian besar membentuk lanskap yang akrab di sekitar Bandung Raya. Kondisi itu membuat provinsi ini bukan hanya kaya bentang alam, tetapi juga penting bagi wisata dan minat pendakian.
Dari banyak gunung yang ada, terdapat 20 gunung tertinggi di Jawa Barat jika diurutkan berdasarkan ketinggian dalam meter di atas permukaan laut. Daftar ini menunjukkan bahwa puncak-puncak tertinggi di Tanah Sunda didominasi gunung-gunung yang sudah lama dikenal para peneliti maupun pecinta alam.
Deretan 20 gunung tertinggi di Jawa Barat
Gunung Ciremai menjadi yang tertinggi dengan ketinggian 3.078 mdpl. Di bawahnya ada Gunung Pangrango setinggi 3.019 mdpl dan Gunung Gede dengan 2.958 mdpl.
Urutan berikutnya ditempati Gunung Cikuray pada 2.821 mdpl dan Gunung Papandayan setinggi 2.665 mdpl. Setelah itu ada Gunung Patuha dengan 2.386 mdpl dan Gunung Malabar serta Gunung Sunan Ibu yang sama-sama berada di 2.343 mdpl.
Gunung Guntur memiliki ketinggian 2.249 mdpl, sedangkan Gunung Puntang mencapai 2.223 mdpl. Di daftar yang sama, Gunung Salak tercatat setinggi 2.211 mdpl dan Gunung Artapela berada di 2.194 mdpl.
Puncak-puncak lain yang masuk daftar
Gunung Sagara memiliki ketinggian 2.132 mdpl, lalu Gunung Tangkuban Parahu berada di 2.084 mdpl. Setelah itu ada Gunung Burangrang dengan 2.050 mdpl.
Gunung Manglayang tercatat setinggi 1.818 mdpl, disusul Gunung Kerenceng di 1.754 mdpl dan Gunung Sangar pada 1.690 mdpl. Dua nama terakhir dalam daftar ini adalah Gunung Putri dengan 1.567 mdpl dan Gunung Pangradinan setinggi 1.234 mdpl.
Sebaran gunung-gunung tinggi ini juga memperlihatkan kuatnya karakter geologi Jawa Barat sebagai wilayah di sabuk api dunia. Tidak semua gunung di provinsi ini masih aktif, karena sebagian lain merupakan gunung purba yang sudah tidak aktif lagi.
Source: megapolitan.antaranews.com






