Pemerintah Kota Bekasi mulai menata Pasar Baru di Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, sebagai bagian dari persiapan menyambut Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat 2026. Salah satu langkah utamanya adalah merelokasi pedagang kaki lima yang selama ini berjualan di luar pasar ke dalam bangunan pasar.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyebut penataan ini dilakukan secara struktural dan komprehensif. Ia juga menegaskan langkah itu meniru penataan yang sebelumnya dilakukan di Pasar Pondok Gede.
PKL Dipindahkan ke Area Dalam Pasar
Tri mengatakan Pemkot Bekasi sudah lebih dulu melakukan sosialisasi kepada para pedagang. Pemerintah juga telah menginventarisasi jumlah PKL yang akan direlokasi ke lokasi baru.
Menurut Tri, tempat untuk para pedagang sudah disiapkan oleh pengelola Pasar Baru. Ia menambahkan bahwa fasilitas tersebut juga disiapkan oleh Disperindag bersama PTMP atau PT Mitra Patriot.
Relokasi ini menjadi bagian dari upaya menata kawasan pasar agar lebih tertib menjelang pelaksanaan Porprov. Pemkot Bekasi ingin aktivitas perdagangan tetap berjalan, tetapi dengan penempatan pedagang yang lebih teratur di dalam area pasar.
Perbaikan Infrastruktur di Sekitar Pasar
Selain menata pedagang, Pemkot Bekasi juga akan memperbaiki Jalan Ir. H. Juanda beserta saluran drainasenya. Pemerintah kota menyiapkan langkah itu untuk mendukung kenyamanan masyarakat dan kelancaran mobilitas di kawasan tersebut.
Di saat yang sama, Lapangan Serbaguna Bekasi Timur juga akan direhabilitasi. Fasilitas itu akan difungsikan sebagai salah satu arena pertandingan Porprov Jawa Barat 2026 pada November mendatang.
Tri menyebut perbaikan infrastruktur tersebut penting karena salah satu venue Porprov memang berada di kawasan itu. Penataan pasar, perbaikan jalan, drainase, dan rehabilitasi lapangan menjadi satu rangkaian pekerjaan menjelang event olahraga tingkat provinsi tersebut.
