Pendapatan Asli Daerah menjadi penopang utama kinerja APBD Jawa Timur pada Tahun Anggaran 2025. Realisasi pendapatan daerah provinsi ini menembus Rp29,88 triliun dan melampaui target awal yang ditetapkan.
Dari total itu, PAD menyumbang Rp18,44 triliun atau 107,83 persen dari target. Capaian tersebut menunjukkan peran penerimaan daerah masih dominan dalam menopang keuangan Pemprov Jatim.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan angka itu dalam Sidang Paripurna DPRD Jatim saat membacakan Nota Keuangan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025. Ia menegaskan bahwa capaian pendapatan tersebut lahir dari optimalisasi pendapatan daerah yang dikelola secara terukur sepanjang tahun.
PAD jadi sumber utama penerimaan
Khofifah menjelaskan PAD Jawa Timur berasal dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah. Komposisi itu membuat PAD tetap menjadi motor utama dalam struktur pendapatan daerah.
Secara keseluruhan, realisasi pendapatan daerah mencapai 104,65 persen dari target awal Rp28,5 triliun. Angka ini memperlihatkan kinerja penerimaan yang melampaui rencana awal pemerintah provinsi.
Dana transfer ikut menopang
Selain PAD, pendapatan daerah juga ditopang dana transfer pemerintah pusat. Realisasinya mencapai Rp11,4 triliun atau 99,84 persen dari target.
Di sisi belanja, Pemprov Jatim mencatat realisasi Rp31 triliun dari total anggaran Rp33,2 triliun. Dari situ, sisa lebih pembiayaan anggaran atau SiLPA tahun 2025 berada di kisaran Rp2 triliun.
Pengelolaan keuangan tetap mendapat opini WTP
Khofifah juga menyampaikan bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Jawa Timur kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI. Ia menilai capaian itu tidak lepas dari sinergi antara eksekutif dan DPRD dalam pengawasan keuangan daerah.
Menurut Khofifah, sinergi yang solid dengan DPRD Jatim ikut mengawal pengelolaan keuangan daerah. Ia berharap pembahasan Raperda pertanggungjawaban APBD 2025 dapat berjalan lancar dan tepat waktu agar program pembangunan di Jawa Timur terus berlanjut.
Source: d-onenews.com






