Lionel Scaloni membuka peluang melakukan rotasi saat Argentina menutup fase Grup J melawan Yordania di Stadion AT&T, Arlington. Situasi itu muncul karena Argentina sudah memastikan tiket ke babak 32 besar sebagai juara grup.
Nama Lionel Messi menjadi sorotan utama dalam laga ini karena ia diperkirakan diistirahatkan. Peran Messi sangat besar di dua pertandingan sebelumnya, ketika ia memborong lima gol kemenangan Argentina.
Messi mencetak seluruh gol Argentina saat menekuk Aljazair dengan skor 3-0 dan Austria 2-0. Hasil itu membuat Argentina melaju dengan status pemuncak Grup J dan memberi Scaloni ruang untuk mengatur ulang komposisi tim.
Meski ada peluang perubahan susunan pemain, Argentina tetap membawa skuad yang dinilai berkualitas. Yordania tetap harus mewaspadai kedalaman tim lawan karena rotasi tidak otomatis menurunkan level permainan Argentina.
Di kubu lain, Yordania ingin menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil terhormat. Tim asuhan Jamal Sellami berusaha memberi perlawanan kuat meski sudah dipastikan tersingkir.
Yordania gagal lolos ke babak 32 besar setelah kalah dari Austria 1-3 dan Aljazair 1-2. Namun, tim itu masih ingin tampil maksimal dan memberi menit bermain kepada pemain yang belum banyak turun.
Sellami juga diperkirakan melakukan rotasi, meski tidak besar. Beberapa pemain yang belum mendapat banyak kesempatan bermain disebut berpeluang tampil saat menghadapi Argentina.
Perkiraan susunan pemain
Yordania diprediksi turun dengan formasi 3-4-3 melalui Abulaila; Al-Arab, Nasib, Abu Dahab; Haddad, Al-Rashdan, Al-Rawabdeh, Abu Taha; Al-Tamari, Olwan, Al-Mardi. Jamal Sellami tetap memimpin dari tepi lapangan.
Argentina diperkirakan memakai pola 4-3-3 dengan E. Martinez; Montiel, Otamendi, Senesi, Tagliafico; Lo Celso, Paredes, Palacios; Almada, L. Martinez, Alvarez. Laga ini akan dipimpin wasit Istvan Kovacs dari Rumania.
