Di tengah riuh hiburan, kuliner, dan pameran produk unggulan di Jateng Fair 2026, sebuah stan layanan kesehatan justru menjadi salah satu titik yang paling ramai didatangi pengunjung. Pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah membuat sejumlah orang mengetahui kondisi tubuhnya lebih awal, termasuk seorang warga Kendal yang mendapati kadar kolesterolnya melewati batas normal.
Pengalaman itu dialami Adhik Kurniawan, warga Kabupaten Kendal, yang awalnya datang ke Jateng Fair untuk menonton konser. Saat menunggu penampilan bintang tamu yang baru dimulai pukul 22.00 WIB, ia berkeliling area pameran dan memutuskan memeriksakan diri setelah menemukan stan kesehatan gratis milik Dinkes Jateng.
Hasil pemeriksaan Adhik ternyata mengejutkan. Kadar kolesterolnya tercatat 209, sedangkan batas normal disebut berada di angka 200.
“Ternyata kolesterol saya 209, padahal normalnya 200. Sebelumnya belum pernah periksa, hanya menduga saja. Ke depan saya akan mengurangi makanan bersantan dan lebih menjaga pola hidup sehat,” kata Adhik.
Ia juga mengaku kerap merasa pusing setelah makan makanan bersantan maupun sate. Namun selama ini ia belum pernah memeriksakan diri untuk memastikan penyebab keluhan tersebut.
Layanan publik di tengah pameran
Jateng Fair 2026 digelar di Kompleks PRPP Semarang sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Jawa Tengah ke-81. Gelaran yang mengusung tema “Action for Transformation” itu berlangsung selama 10 hari, mulai 26 Juni hingga 5 Juli 2026.
Ratusan tenan ikut meramaikan acara tahunan tersebut. Di dalamnya ada stan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pemerintah kabupaten/kota, pelaku UMKM, hingga perusahaan swasta yang menampilkan produk dan inovasi unggulan mereka.
Tahun ini, Jateng Fair juga diarahkan menjadi sarana mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat. Pengunjung bisa mengakses administrasi kependudukan, layanan investasi, pembayaran pajak kendaraan, konsultasi pembangunan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Stan kesehatan ramai didatangi
Salah satu layanan yang paling banyak diminati adalah pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinkes Provinsi Jawa Tengah. Pantauan Indoraya.News pada Senin (29/6/2026) malam menunjukkan stan Cek Kesehatan Gratis atau CKG itu ramai didatangi pengunjung.
Petugas stan CKG Dinkes Jateng, drg. Rosanna Maria Patricia, mengatakan layanan yang dibuka meliputi pemeriksaan gula darah sewaktu, asam urat, kolesterol, tekanan darah, tinggi dan berat badan, serta skrining kesehatan jiwa. Tim fisioterapi dan tim PKRS dari RS Margono juga ikut mendukung pelayanan di lokasi.
Menurut Rosanna, layanan tersebut diperkuat belasan dokter spesialis dari RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Hingga Senin malam, sudah 93 pengunjung memanfaatkan pemeriksaan gratis itu.
“Antusiasmenya sangat tinggi sekali. Ada 93 pasien yang sudah diperiksa,” ujarnya.
Hipertensi dan kolesterol jadi temuan terbanyak
Dari hasil pemeriksaan sementara, hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi keluhan yang paling banyak ditemukan. Selain itu, cukup banyak pengunjung juga terdeteksi memiliki kadar kolesterol di atas batas normal.
Rosanna menyebut hipertensi masih menjadi masalah utama dalam layanan tersebut, lalu disusul kolesterol tinggi. Temuan itu membuat stan kesehatan tidak hanya menjadi pelengkap hiburan, tetapi juga ruang deteksi dini bagi pengunjung yang datang sekadar berlibur.
Salah satu pengunjung lain, Arini asal Kabupaten Semarang, datang ke Jateng Fair setelah mengetahui ada layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinkes Jateng. Ia memanfaatkan kesempatan itu di sela liburannya dan mengaku hasil pemeriksaannya bagus.
