Jawa Timur Kering Dihantam Musim Kemarau, Surabaya Cerah dan Warga Diminta Waspada Panas

Author: Qoo Media

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprakirakan mayoritas wilayah Jawa Timur akan mengalami cuaca kering, sementara Kota Surabaya diproyeksikan cerah pada Selasa, 30 Juni 2026. Situasi ini muncul seiring atmosfer yang stabil dan masuknya musim kemarau, sehingga peluang hujan masih rendah di banyak daerah.

Di Surabaya, suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 22 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan 41 hingga 90 persen. Warga diminta tetap melindungi diri dari paparan sinar matahari langsung saat beraktivitas di luar ruangan.

Wilayah lain di Jawa Timur ikut terdampak kondisi stabil

Sejumlah daerah seperti Sidoarjo, Mojokerto, Madiun, dan Lamongan diprediksi berawan. BMKG Juanda menyebut cuaca kering ini akan mendominasi Jawa Timur hingga Sabtu mendatang.

Kondisi atmosfer yang stabil membuat pembentukan awan hujan menjadi kurang optimal di seluruh wilayah. Peluang terbentuknya awan konvektif yang memicu hujan juga masih rendah.

Prakirawan BMKG Juanda, Rendy, mengatakan kondisi atmosfer di Jawa Timur masih cenderung stabil. Ia menilai situasi itu membuat peluang hujan tetap kecil dalam periode pengamatan tersebut.

Angin timur hingga tenggara dominan

Analisis angin pada lapisan 3.000 kaki menunjukkan hembusan dominan berasal dari timur hingga tenggara. Selain itu, fenomena Madden-Julian Oscillation berada pada fase netral dan ikut menekan aktivitas konvektif.

Rendy juga menyebut prediksi OLR menunjukkan kondisi netral hingga positif. Menurutnya, hingga sekitar 9 Juli belum terlihat gangguan atmosfer yang signifikan melintasi Jawa Timur.

Potensi hujan ringan baru diperkirakan muncul pada Minggu, 5 Juli 2026. Selama masa kemarau ini, masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

Source: www.pdiperjuanganbali.id
Terbaru