Pelatihan PPEP Di Pemalang, Jalan Baru Perempuan Desa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Author: Qoo Media

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang mendorong penguatan ekonomi perempuan desa lewat Pelatihan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan (PPEP) Tahap II Tahun 2026. Program ini digelar di Desa Kendalrejo, Kecamatan Petarukan, dengan fokus bukan hanya pada keterampilan membuat produk, tetapi juga pada kemampuan mengelola usaha secara berkelanjutan.

Langkah ini menjadi penting karena pelatihan diarahkan untuk menghasilkan kelompok usaha perempuan yang mandiri dan produktif. Pemerintah juga berharap para peserta dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa melalui pemanfaatan potensi lokal.

Dorong usaha perempuan agar berkelanjutan

Kepala Bidang PPPA Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang, Triyatno Yuliharso, mengatakan pelatihan PPEP merupakan upaya pemerintah meningkatkan pemberdayaan perempuan melalui penguatan keterampilan dan kemampuan mengelola usaha. Ia menekankan bahwa perempuan perlu dibekali agar tidak hanya bisa membuat produk, tetapi juga mampu mengembangkan usaha secara konsisten.

Menurut Triyatno, manajemen yang baik dan pemanfaatan potensi lokal diharapkan dapat membantu peserta meningkatkan pendapatan keluarga. Pada saat yang sama, upaya itu juga diharapkan ikut memperkuat perekonomian desa.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak berhenti pada pelatihan semata. Kelangsungan usaha peserta dinilai bergantung pada kerja sama kelompok dan pendampingan yang berkesinambungan.

Materi disusun sesuai kebutuhan peserta

Pelatihan PPEP ini berlangsung selama dua hari dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan. Fokus utamanya adalah pemanfaatan potensi sumber daya desa untuk mendukung kesejahteraan keluarga.

Materi yang diberikan disusun berdasarkan hasil asesmen tahap pertama. Dengan cara itu, pelatihan diarahkan agar sesuai dengan kebutuhan peserta dan lebih relevan dengan kondisi di lapangan.

Pada hari pertama, peserta mendapat praktik teknis pembuatan produk bersama narasumber praktisi. Setelah itu, peserta mengikuti evaluasi hasil praktik, identifikasi kendala, dan diskusi mengenai peluang pengembangan usaha.

Penguatan manajemen kelompok jadi fokus lanjutan

Hari kedua pelatihan diarahkan pada penguatan manajemen kelompok. Materinya mencakup pembagian tugas, penyusunan jadwal dan target produksi, pengadaan bahan baku, serta penyusunan standar mutu produk.

Pendekatan ini ditujukan agar proses produksi berjalan lebih efektif dan efisien. Melalui penguatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan mengelola usaha secara lebih tertata.

Pemprov Jateng dan Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang menempatkan program PPEP sebagai salah satu ruang pembinaan yang mendorong perempuan desa naik kelas. Harapannya, hasil pelatihan dapat berkembang menjadi usaha kelompok yang kuat dan memberi dampak ekonomi langsung bagi keluarga serta lingkungan desa.

Source: joglojateng.com
Terbaru