Prabowo Taklimat 1.500 Dansat TNI di Unhan, Pesan Strategis Menanti Puncak Apel

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberi taklimat kepada sekitar 1.500 komandan satuan TNI pada puncak Apel Dansat TNI 2026 di Universitas Pertahanan, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian utama rangkaian apel yang digelar terpusat di kampus Unhan sejak Rabu (29/4/2026).

Sekretariat Presiden menyebut persiapan telah dilakukan menjelang kedatangan Prabowo ke lokasi acara. Area menuju auditorium tempat taklimat akan disampaikan juga telah ditata, termasuk dengan pemasangan lukisan Presiden Prabowo dan potret Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Rangkaian Apel Dansat TNI 2026

Apel Dansat TNI 2026 mempertemukan komandan satuan dari tiga matra dalam satu forum pembekalan. Selama dua hari, sekitar 1.500 dansat mengikuti agenda yang dirancang untuk memperkuat pemahaman, koordinasi, dan arah kebijakan di lingkungan TNI.

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih sudah lebih dulu memberi materi dalam forum tersebut. Mereka antara lain Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Pembekalan dari unsur TNI dan industri pertahanan

Selain unsur pemerintah, jajaran TNI juga ikut mengisi sesi pembekalan. Materi disampaikan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak.

Forum ini juga menghadirkan pengisi materi dari industri pertahanan dan industri strategis nasional. PT Agrinas dan PT Pindad termasuk di antara pihak yang terlibat dalam pemberian paparan kepada para peserta.

Sorotan soal inflasi dan stabilitas nasional

Dalam pemaparannya pada Rabu (29/4/2026), Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya peran TNI dalam membantu pemerintah menjaga stabilitas nasional. Ia juga menyoroti keterlibatan TNI dalam pengendalian inflasi di daerah.

Tito menyebut struktur TNI yang rapi dan menjangkau hingga tingkat desa membuat institusi ini punya posisi penting dalam menjaga kondisi nasional. “Inflasi ini saya kira sangat perlu diketahui oleh kita semua, anak-anak bangsa, apalagi jajaran TNI yang merupakan salah satu pilar utama Indonesia,” ujar Tito.

Ia menambahkan, pengendalian inflasi membantu mencegah kenaikan harga bahan pokok dan mengurangi risiko gangguan sosial. Menurut dia, kerja bersama pemerintah pusat, daerah, dan Forkopimda menjadi penting karena TNI juga merupakan bagian dari forum tersebut di daerah.

Tito juga menegaskan bahwa inflasi berkaitan dengan ketahanan nasional. “Inflasi penting untuk menjaga ketahanan nasional kita dari infiltrasi atau tekanan dari luar negeri,” kata dia, seraya menilai stabilitas harga sebagai bagian dari daya tahan bangsa.

Source: www.beritasatu.com
Exit mobile version