3 Destinasi Bali Selatan Setelah TGIF 2026, dari Sunset hingga Workshop Keramik

Author: Qoo Media

Festival musik di Bali dapat menjadi pintu masuk untuk menikmati sisi lain Pulau Dewata. Setelah menyaksikan penampilan musisi di TGIF 2026, wisatawan bisa melanjutkan agenda ke pantai, tebing, hingga ruang kreatif di kawasan Bali Selatan.

Thank God It’s Festival 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari, pada 25–26 Juli 2026. Acara ini digelar di GWK Cultural Park dengan tema The First Beat.

Konsep festival tidak hanya mengandalkan panggung musik modern. Penonton juga akan diajak menyaksikan pertunjukan seni tradisional Bali serta terlibat dalam program yang mendukung konservasi terumbu karang.

Festival Director TGIF 2026 Ryan Adi Kusuma menyebut acara tersebut ingin menghadirkan pengalaman yang lebih luas daripada rangkaian konser. “TGIF 2026 adalah tentang detak pertama, momen ketika sesuatu dimulai. Kami ingin menghadirkan festival yang tidak hanya dinikmati sebagai rangkaian pertunjukan musik, tetapi juga sebagai pengalaman yang memiliki energi, cerita, dan makna bagi setiap orang yang hadir,” ujar Ryan.

Musik, Seni Bali, dan Program Lingkungan

Hari pertama TGIF 2026 dijadwalkan menampilkan Pamungkas, Perunggu, Diskoria, dan Fluctus. Pada hari kedua, panggung akan diisi Mahalini, Tenxi, Idgitaf, serta Hasta.

Ragam penampil tersebut menghadirkan pilihan genre bagi penonton dengan selera yang berbeda. Di luar musik, Tari Ngelawang dan Tari Kecak juga menjadi bagian dari agenda festival di area terbuka GWK.

Setiap pembelian tiket melalui situs resmi YESPLIS disebut turut berkontribusi pada program konservasi terumbu karang. Dengan skema ini, akses menikmati festival sekaligus dikaitkan dengan dukungan terhadap pelestarian ekosistem laut Indonesia.

Lokasi festival di Bali Selatan memberi peluang untuk menyusun perjalanan singkat setelah atau sebelum menonton pertunjukan. Berikut tiga pilihan destinasi yang disebut berada di sekitar kawasan GWK Cultural Park.

Destinasi Jarak dari GWK Daya tarik utama
Pantai Tegal Wangi Sekitar 5 kilometer Pasir putih, tebing kapur, gua alami, dan sunset
Karang Boma Cliff Sekitar 8 kilometer Panorama laut lepas dan garis pantai dari atas tebing
Jenggala Keramik Bali Kawasan Jimbaran Koleksi keramik serta workshop kreatif

1. Pantai Tegal Wangi

Pantai Tegal Wangi berjarak sekitar 5 kilometer dari GWK Cultural Park. Pantai ini dikenal sebagai hidden beach dengan hamparan pasir putih, tebing kapur, dan gua alami.

Saat air laut surut, pengunjung dapat melihat kolam yang muncul di area pantai. Waktu sore menjelang matahari terbenam menjadi momen yang direkomendasikan untuk menikmati suasananya.

2. Karang Boma Cliff

Karang Boma Cliff berada sekitar 8 kilometer dari GWK. Dari atas tebing, pengunjung dapat memandang laut lepas dan bentangan garis pantai Bali Selatan.

Kawasan ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama menjelang sore. Pemandangan matahari terbenam juga menjadi daya tarik untuk diabadikan dari area tebing.

3. Jenggala Keramik Bali

Wisatawan yang ingin mencoba kegiatan berbeda dapat menuju Jenggala Keramik Bali di kawasan Jimbaran. Tempat ini menawarkan koleksi keramik buatan tangan sekaligus kegiatan kreatif bagi pengunjung.

Workshop yang tersedia mencakup Paint a Pot dan Make Your Own Pottery. Aktivitas tersebut memberi pilihan pengalaman yang dapat dibawa pulang dalam bentuk karya keramik.

Rangkaian TGIF 2026 dan tiga destinasi tersebut memperlihatkan pilihan liburan yang dapat menggabungkan musik, seni tradisional, alam, serta aktivitas kreatif. Mengacu pada informasi Suara.com, kawasan Bali Selatan menawarkan perjalanan yang dapat disusun sesuai minat wisatawan selama berada di Bali.

Source: www.suara.com
Terbaru