Kemensos Jemput Lansia NTT, KTP Elektronik dan Cek Kesehatan Gratis Diurus Sekaligus

Kementerian Sosial menghadirkan layanan perekaman KTP elektronik dan cek kesehatan gratis bagi lansia di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Program ini digelar untuk menyambut puncak Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 yang jatuh pada 29 Mei mendatang.

Langkah itu menyasar kebutuhan paling dasar para warga lanjut usia yang masih belum memiliki dokumen e-KTP. Pelayanan ini juga menjadi bagian dari kerja sama pemerintah pusat dan daerah untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Dokumen kependudukan masih jadi hambatan

Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia mengatakan pemerintah daerah sebenarnya sudah berupaya mendatangi warga, tetapi persoalan pembaruan data masih sering ditemui di lapangan.

Menurut Tarsisius, masih banyak lansia yang memakai KTP lama dan belum beralih ke e-KTP. Ia menilai layanan dari Kemensos membantu menjawab kendala yang selama ini belum tuntas di tingkat warga.

“Masih banyak oma opa pakai KTP lama, padahal harus re-new dengan e-KTP. Kami sudah jemput bola, tapi banyak yang tidak mau. Oleh karena itu mewakili masyarakat dan pemerintah, kami mengucapkan terima kasih atas layanan yang diberikan melalui kegiatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN),” kata Tarsisius Sjukur.

Warga lansia terbantu layanan gratis

Respons serupa datang dari warga yang hadir langsung di lokasi pelayanan. Salah satu lansia, Benediktus, mengaku terbantu karena bisa mendapatkan perekaman KTP elektronik tanpa biaya.

“Terima kasih, sekarang saya sudah punya ini,” ujar Benediktus setelah menerima layanan tersebut.

Kehadiran layanan kependudukan ini memberi akses yang lebih mudah bagi lansia yang selama ini kesulitan mengurus dokumen. Program seperti ini juga memperlihatkan bahwa kebutuhan administratif masih menjadi isu penting bagi kelompok usia lanjut di daerah.

Pemeriksaan kesehatan dan layanan medis

Selain urusan dokumen, 50 lansia mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di Dinas Kesehatan Manggarai Timur. Mereka mendapat kesempatan berkonsultasi dengan dokter, menjalani pemeriksaan gigi dan mulut, serta menerima obat-obatan dan vitamin.

Warga yang datang mengaku senang karena bisa memeriksakan kondisi kesehatan tanpa dipungut biaya. Bagi sebagian lansia, konsultasi langsung dan pembagian vitamin gratis menjadi layanan yang paling dirasakan manfaatnya.

Oma Abi, salah satu penerima manfaat, menyampaikan apresiasinya setelah mendapat pemeriksaan medis. “Tadi saya ditanya dokter keluhannya apa, diberikan obat dan vitamin juga, terima kasih Kementerian Sosial sudah ada kegiatan ini,” katanya.

Kolaborasi berlanjut untuk lansia Manggarai Timur

Kegiatan di Manggarai Timur ini menegaskan pola layanan yang menggabungkan kebutuhan administrasi dan kesehatan dalam satu agenda. Pendekatan tersebut dinilai relevan karena lansia kerap menghadapi kendala ganda, mulai dari dokumen kependudukan hingga akses pemeriksaan kesehatan.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Sosial juga menyiapkan penyaluran bantuan sosial lain untuk wilayah tersebut. Bantuan itu mencakup sarana kamar hunian dan berbagai alat bantu aksesibilitas bagi lansia yang membutuhkan.

Berita Terkait

Back to top button