Tahun Baru Islam atau 1 Muharam menjadi momen penting bagi umat Muslim untuk memulai lembaran baru dalam kalender Hijriah. Pada waktu ini, banyak umat Islam memperbanyak doa dan refleksi diri sebagai bentuk ikhtiar memperbaiki kualitas ibadah dan kehidupan sehari-hari.
Salah satu amalan yang kerap dibaca adalah doa menyambut tahun baru Islam. Doa ini memuat permohonan perlindungan, keberkahan, kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalani tahun yang baru.
Bacaan doa menyambut Tahun Baru Islam
Allahumma antal abadiyyul qadimul awwalu, wa ‘ala fadhlikal ‘azhimi wa judikal mu’awwalu, wa hadza ‘amun jadidun qad aqbala, nas’alukal ‘ishmata fihi minasy-syaithani wa auliya’ihi, wal ‘auna ‘ala hadzihin nafsil ammarati bis-su’i, wal isytighala bima yuqarribuni ilaika ya dzal jalali wal ikram.
Artinya:
“Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Abadi, Maha Dahulu, dan Maha Awal. Hanya kepada karunia-Mu yang agung dan kemurahan-Mu kami bersandar. Tahun baru telah datang kepada kami. Kami memohon kepada-Mu perlindungan pada tahun ini dari godaan setan dan para pengikutnya, pertolongan untuk mengendalikan hawa nafsu yang mendorong kepada keburukan, serta bimbingan agar kami senantiasa melakukan amal yang mendekatkan diri kepada-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Mulia.”
Doa ini sering dipanjatkan sebagai pengingat bahwa pergantian tahun tidak hanya soal waktu yang berganti. Momen 1 Muharam juga menjadi kesempatan untuk memohon agar langkah di tahun yang baru tetap berada dalam lindungan Allah SWT.
Makna yang terkandung dalam doa
Isi doa tersebut menekankan ketergantungan manusia kepada Allah SWT dalam menjalani hari-hari ke depan. Permohonan perlindungan dari godaan setan dan dorongan nafsu menunjukkan pentingnya menjaga diri dari perbuatan yang merugikan.
Doa ini juga menegaskan harapan agar seorang Muslim diberi kekuatan untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam konteks Tahun Baru Islam, permohonan itu selaras dengan semangat muhasabah atau evaluasi diri yang lazim dilakukan pada awal tahun Hijriah.
Amalan yang selaras dengan momentum 1 Muharam
Pembacaan doa menyambut Tahun Baru Islam biasanya menjadi bagian dari rangkaian amalan yang lebih luas. Umat Muslim kerap memanfaatkan momentum ini untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki niat, dan memperkuat komitmen menjalani hidup yang lebih baik.
Pada level praktis, doa ini dapat dibaca secara pribadi maupun bersama keluarga. Banyak orang menjadikannya sebagai pengingat untuk memulai tahun Hijriah dengan harapan yang baik dan sikap yang lebih terarah dalam beribadah.
Teks doa dalam latin dan arti singkatnya
Bagi pembaca yang membutuhkan ringkasan, doa ini dimulai dengan pujian kepada Allah SWT sebagai Dzat Yang Maha Abadi, Maha Dahulu, dan Maha Awal. Setelah itu, doa berlanjut dengan permohonan perlindungan, bimbingan, serta pertolongan agar seorang Muslim mampu menjalani tahun baru dengan amal yang lebih mendekatkan diri kepada-Nya.
Dengan demikian, doa menyambut Tahun Baru Islam bukan hanya bacaan seremonial. Doa ini menjadi ungkapan harapan agar 1 Muharam benar-benar membuka perjalanan baru yang dipenuhi perlindungan, kebaikan, dan kemudahan dari Allah SWT.
Source: www.medcom.id






