Wagub NTT Desak Kasus Kematian Dokter Icha Diusut Tuntas, Fakta Harus Terbuka

Author: Qoo Media

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Irjen (Purn) Johni Asadoma meminta kasus kematian dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha diusut secara tuntas dan transparan. Permintaan itu disampaikan setelah Johni melayat ke rumah duka di Kompleks RSS Baumata, Desa Baumata Barat, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada keluarga almarhumah.

Johni menegaskan pemerintah provinsi ingin proses hukum berjalan profesional dan sesuai ketentuan. Ia juga berharap seluruh fakta dalam perkara ini diungkap secara objektif agar keluarga mendapat kepastian hukum dan rasa keadilan.

Dukungan untuk proses hukum

Dalam pernyataannya, Johni menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dokter Icha. Ia mengatakan Pemprov NTT menghormati duka keluarga dan mendoakan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Johni juga menyoroti pentingnya penanganan kasus dilakukan tanpa menutup-nutupi fakta. Menurut dia, transparansi menjadi kunci agar penelusuran peristiwa berjalan jelas dan dapat dipahami publik.

Pemerintah provinsi, kata Johni, mendukung penuh proses penegakan hukum yang sedang berlangsung. Sikap itu disampaikan agar aparat dapat bekerja secara profesional dan hasil pemeriksaan tidak menimbulkan keraguan di tengah masyarakat.

Perlindungan tenaga kesehatan jadi sorotan

Kasus ini, menurut Johni, tidak hanya menyangkut penegakan hukum, tetapi juga menyentuh persoalan perlindungan tenaga kesehatan di NTT. Ia menilai dokter dan tenaga medis berada di garda terdepan pelayanan kesehatan sehingga harus merasa aman saat bekerja.

Johni menyebut pemerintah provinsi akan memberi perhatian lebih besar kepada para tenaga medis. Ia menegaskan lingkungan kerja yang layak dan rasa aman perlu dijaga agar kejadian serupa tidak terulang.

Ia juga mengatakan Pemprov NTT akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan kasus berjalan sesuai prosedur. Koordinasi itu sekaligus diarahkan untuk memperkuat perlindungan terhadap tenaga kesehatan di daerah.

Kronologi singkat kasus

Jenazah dokter Icha ditemukan tewas diduga bunuh diri di lantai 2 rumahnya pada Jumat sore. Jenazah almarhumah dijadwalkan dikebumikan pada hari yang sama dengan pernyataan Johni disampaikan.

Sebelum ditemukan meninggal, dokter Icha diduga mengalami intimidasi dari tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara saat menangani pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Leona Kefamenanu. Dugaan itu disebut membuat dokter Icha mengalami trauma berat hingga ketakutan.

Kasus kematian dokter Icha kini ditangani Polres Timor Tengah Utara. Publik pun menaruh perhatian besar pada pengusutan perkara ini, terutama agar setiap dugaan yang muncul dapat diperiksa secara terang dan memberikan kepastian bagi keluarga korban.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru