Ancaman Trump, PSEL Bali, dan Kunjungan Thaksin ke Prabowo dalam 5 Berita Teratas

Sejumlah kabar besar mencuri perhatian publik, mulai dari ancaman Donald Trump terhadap para pemimpin Iran hingga pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Thaksin Shinawatra di Kertanegara. Di tengah itu, pembangunan PSEL Bali juga menarik sorotan karena diproyeksikan membuka 1.200 lapangan kerja hijau.

Rangkaian berita teratas ini memperlihatkan campuran isu global, kebijakan publik, dan diplomasi yang sama-sama memantik perhatian. Dari Washington sampai Jakarta, masing-masing kabar membawa konsekuensi yang berbeda, baik di ranah keamanan internasional, lingkungan, kesehatan, maupun hubungan antarnegara.

1. Trump Ancam Habisi Semua Pemimpin Iran Saat Pemakaman Ali Khamenei

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menaikkan tensi terhadap Iran dengan ancaman serangan militer baru. Ia bahkan melontarkan pernyataan kontroversial yang menyebut negaranya bisa saja membunuh semua pemimpin Iran saat prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Mengutip Voice of Emirates, Rabu (8/7/2026), Trump juga mengeklaim Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mendukung gagasan tersebut. Pernyataan itu menambah panas hubungan kedua negara yang selama ini sudah berada di bawah tekanan tinggi.

2. Bos Danantara Sebut PSEL Bali Bisa Ciptakan 1.200 Lapangan Kerja

Danantara Indonesia resmi memulai pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik atau PSEL pertama di Bali. Proyek ini berlokasi di Desa Pedungan, Denpasar Selatan, dan menjadi salah satu langkah strategis untuk mengatasi persoalan sampah di daerah itu.

Rosan menyebut proyek tersebut diproyeksikan mampu menciptakan sekitar 1.200 lapangan kerja hijau selama masa konstruksi hingga operasional. Selain itu, PSEL Bali dirancang mampu menurunkan emisi hingga 80% per ton sampah dibandingkan metode pembuangan terbuka di tempat pemrosesan akhir.

ProyekLokasiDampak Utama
PSEL BaliDesa Pedungan, Denpasar Selatan1.200 lapangan kerja hijau, emisi turun hingga 80%

3. Menkes Kejar Target RI Mampu Produksi 15 Antigen Vaksin Sebelum 2029

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan Indonesia mampu melakukan riset dan pengembangan terhadap 11 antigen vaksin sekaligus memproduksi mandiri seluruh 15 antigen vaksin yang dibutuhkan nasional sebelum 2029. Target ini menempatkan kemandirian vaksin sebagai salah satu agenda penting pemerintah.

Budi menjelaskan, Indonesia saat ini menggunakan 15 antigen atau bibit virus sebagai bahan dasar pembuatan vaksin. Dari jumlah tersebut, sudah dihasilkan 13 jenis vaksin, tetapi baru empat antigen yang bisa diproduksi secara mandiri.

Dalam pernyataannya yang dikutip Antara, Rabu (8/7/2026), Budi menyoroti lambatnya pengembangan vaksin. Ia mengatakan, “Pengembangan vaksin bisa lama. Saya tidak percaya. Saat Covid-19, kita bisa melakukannya dalam 18-20 bulan. Kenapa saya selalu menerima jawaban kami butuh lima hingga 10 tahun?”

FaktaJumlahKeterangan
Antigen vaksin yang digunakan nasional15Bahan dasar pembuatan vaksin
Jenis vaksin yang sudah dihasilkan13Satu di antaranya mengandung beberapa antigen sekaligus
Antigen yang bisa diproduksi mandiri4Masih di bawah kebutuhan nasional

4. Anak Pekerja Migran di Rusia Wajib Tinggalkan Negara Saat 18 Tahun

Pemerintah Rusia mengesahkan undang-undang baru yang memperketat aturan bagi migran dan anggota keluarganya, termasuk anak-anak. Aturan itu mewajibkan anak-anak dari pekerja migran meninggalkan Rusia ketika sudah berusia 18 tahun.

Ketentuan tersebut menyebut mereka harus keluar paling lambat 30 hari setelah resmi berusia 18 tahun atau setelah mendapatkan izin kerja. Mengutip laporan Azeri Press Agency Moskwa, Rabu (8/7/2026), migran dan anak-anak mereka juga wajib meninggalkan Rusia dalam 15 hari bila izin kerja migran dicabut atau tidak diperpanjang.

5. Prabowo dan Thaksin Shinawatra Bahas Dinamika Global di Kertanegara

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan mantan Perdana Menteri Thailand periode 2001–2006, Thaksin Shinawatra, di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (8/7/2026) malam. Pertemuan itu berlangsung setelah Prabowo melepas keberangkatan Perdana Menteri India Narendra Modi dari Bandara Yogyakarta International Airport.

Thaksin datang bersama keluarganya, termasuk putrinya Paetongtarn Shinawatra yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Thailand pada periode 2024–2025. Pertemuan ini menambah perhatian pada hubungan tokoh-tokoh politik kawasan di tengah dinamika global yang terus bergerak.

Beritasatu.com mencatat, lima berita ini menampilkan isu yang sangat beragam, tetapi sama-sama punya bobot politik dan sosial yang kuat. Dari ancaman luar negeri, proyek lingkungan, hingga pertemuan elite regional, semuanya menjadi bagian dari percakapan publik yang menonjol pada hari yang sama.

Source: www.beritasatu.com
Terkait