KPK Segera Periksa Bobby Rizaldi, Jejak Penggeledahan Mulai Dibuka

Author: Qoo Media

Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap anggota V Badan Pemeriksa Keuangan RI Bobby Adhityo Rizaldi dalam waktu dekat. Bobby akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara dugaan suap yang berkaitan dengan temuan BPK atas sejumlah pengadaan di Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Pemeriksaan itu menjadi kelanjutan dari langkah penyidik yang sebelumnya menyita Barang Bukti Elektronik diduga terkait perkara dari rumah kediaman Bobby di Cipete, Jakarta Selatan. KPK juga sudah lebih dulu menggeledah kantor BPK Sumatera Selatan untuk menelusuri rangkaian dokumen dan petunjuk yang diduga berhubungan dengan perubahan hasil audit.

Fokus penyidikan KPK

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik akan memanggil Bobby maupun pihak-pihak lain yang terkait untuk mengonfirmasi temuan dari kegiatan penggeledahan. Menurut Budi, penyidik masih mendalami apakah ada peran pihak lain yang signifikan dalam konstruksi perkara dugaan pengondisian temuan audit BPK tersebut.

Ia juga menyebut penyidik mendapatkan petunjuk awal dari sejumlah saksi dan tersangka yang mengarah pada keterlibatan Bobby. Namun, Budi menegaskan detail petunjuk itu belum bisa diungkap karena masih masuk materi penyidikan.

“Ini yang kemudian masih akan ditelusuri, didalami oleh penyidik, apakah selain pihak-pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, ada peran dari pihak-pihak lain yang memang signifikan dalam konstruksi perkara terkait dengan dugaan pengondisian temuan audit BPK tersebut,” ujar Budi.

“Namun, beberapa keterangan yang sudah disampaikan oleh para tersangka ataupun saksi ini juga menjadi petunjuk bagi penyidik untuk kemudian menelusuri lebih lanjut pihak-pihak lain, termasuk hari ini penyidik melakukan penggeledahan di rumah saudara BB [Bobby Rizaldi],” lanjutnya.

Barang bukti dan para tersangka

Dari penggeledahan di kantor BPK Sumatera Selatan, penyidik menyita dokumen kertas kerja pemeriksaan, dokumen perubahan temuan dari Wajar Dengan Pengecualian menjadi Wajar Tanpa Pengecualian, serta dokumen terkait upaya mengubah kembali hasil temuan setelah tangkap tangan KPK. Ada pula petunjuk yang mengarah pada dugaan intervensi dari BPK Pusat untuk mengubah hasil temuan tersebut.

Lokasi atau objek Temuan atau tindakan KPK Relevansi perkara
Rumah Bobby di Cipete Penyitaan BBE Diduga terkait perkara
Kantor BPK Sumatera Selatan Penggeledahan dan penyitaan dokumen Menelusuri perubahan hasil audit

KPK sejauh ini telah memproses hukum lima orang sebagai tersangka dan menahan mereka di rumah tahanan negara. Tiga orang diduga sebagai pemberi suap, yaitu Bupati Muara Enim periode 2025-2030 Edison, serta pihak PT Millenium Solusi Abadi Cory Erin Hardi dan Fika.

Dua tersangka lainnya diduga sebagai penerima suap, yakni ASN BPK sekaligus pengendali teknis Titin Rita Lestari dan Augusz Dewanggara alias Angga selaku pihak swasta. KPK menyatakan akan mendalami pula hubungan Angga dengan Bobby dalam pengembangan perkara ini.

Kasus ini membuat perhatian tertuju pada dugaan pengondisian temuan audit BPK yang disebut berkaitan dengan pengadaan di Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Dengan pemeriksaan Bobby yang segera dijadwalkan, KPK tampak terus memperluas penelusuran untuk memetakan keterlibatan pihak-pihak lain di luar lima tersangka yang sudah ditahan.

Source: www.cnnindonesia.com
Terbaru