Polres Metro Bekasi masih menyelidiki dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak yang ramai dibicarakan setelah kisahnya viral di media sosial. Laporan atas peristiwa itu sudah diterima, tetapi penyidik belum bisa memeriksa terduga pelaku karena masih dicari.
Kasus ini mendapat perhatian publik setelah unggahan di akun Instagram @infobekasi.coo menampilkan seorang anak yang diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh anggota keluarganya. Dalam unggahan itu, korban disebut didampingi tim dari Rumah Perlindungan Sementara (RPS) Baznas-UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Laporan Sudah Masuk, Saksi Mulai Diperiksa
Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani, membenarkan laporan dugaan tindak pidana tersebut sudah diterima. Ia mengatakan penyidik kini memeriksa sejumlah saksi untuk mengumpulkan fakta dan alat bukti.
“Iya betul (laporan diterima dan sedang pemeriksaan saksi-saksi),” kata Aliyani kepada wartawan, Kamis, 16 Juli 2026.
Aliyani menegaskan proses hukum masih berjalan dan seluruh keterangan yang diperoleh terus didalami. Polisi belum membuka identitas para pihak yang diduga terlibat karena tahap penyelidikan masih berlangsung.
Terduga Pelaku Belum Diperiksa
Hingga kini, terduga pelaku belum menjalani pemeriksaan karena masih dalam proses pencarian. Polisi menyebut upaya penyelidikan terus dilakukan agar rangkaian peristiwa yang diduga terjadi bisa diungkap secara utuh.
“Masih dalam penyelidikan. (Terduga pelaku) Belum (diperiksa), masih dalam pengerjaan,” ujar Aliyani.
Informasi yang beredar di media sosial menyebut dugaan kekerasan seksual itu dialami korban berulang kali dalam kurun waktu bertahun-tahun. Ada pula keterangan yang menyebut peristiwa itu mulai dialami sejak korban berusia 13 tahun, namun semua informasi tersebut masih menjadi bagian yang didalami penyidik.
Fokus Polisi Masih Pada Fakta dan Bukti
Polres Metro Bekasi menegaskan penanganan perkara masih berada pada tahap penyelidikan, sehingga belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penetapan tersangka. Aparat masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti sebelum langkah hukum berikutnya ditempuh.
Hingga berita ini ditulis, polisi juga belum membeberkan kronologi lengkap peristiwa tersebut. Masyarakat diminta menunggu informasi resmi dari penyidik seiring proses hukum yang masih berjalan.
