Pelita Jaya Jakarta tampil luar biasa dalam Indonesian Basketball League (IBL) 2026 dengan rekor sempurna 13-0. Tim asuhan David Singleton itu semakin kukuh di puncak klasemen setelah mengalahkan Pacific Caesar Surabaya dengan skor meyakinkan 95-64 pada pekan kesembilan, Minggu (15/3).
Kemenangan telak tersebut menunjukkan kesiapan Pelita Jaya untuk mempertahankan gelar juara musim ini. Agassi Yeshe Goantara dan rekan-rekannya kini mengumpulkan total 26 poin, menjadi pemuncak klasemen sementara tanpa satu pun kekalahan.
Bogor Hornbills Masih Mengintai
Di posisi kedua ada Bogor Hornbills yang juga mengoleksi 26 poin. Namun, mereka menempati posisi di bawah Pelita Jaya karena kalah head-to-head dan telah menjalani satu pertandingan lebih banyak dengan rekor 12 menang dan 2 kalah. Tim asuhan Cesar Camara ini terus menempel ketat sang pemuncak dan siap memberi perlawanan sengit.
Sementara itu, di tempat ketiga terdapat Satria Muda Pertamina Bandung. Dengan 23 poin hasil 11 kemenangan dan hanya satu kalah, skuad besutan Djordje Jovicic tetap menjadi ancaman di papan atas. Ketiga tim ini tampaknya akan bersaing ketat hingga akhir musim untuk merebut gelar juara.
Kebangkitan Tim-tim Papan Bawah
Pacific Caesar Surabaya menunjukkan perbaikan dengan memetik dua kemenangan musim ini. Meski mengalami kekalahan telak dari Pelita Jaya, kemenangan tipis atas Tangerang Hawks pada 11 Maret membawa mereka ke posisi ke-10 klasemen dengan 16 poin.
Mereka berharap momentum ini dapat membawa semangat baru agar menjauh dari zona bawah klasemen. Satya Wacana Salatiga tetap menjadi juru kunci dengan 14 poin, hasil dari satu kemenangan dan 12 kekalahan.
Klasemen Sementara IBL 2026 (Hingga Pekan Ke-9):
- Pelita Jaya Jakarta: 26 poin (13 menang, 0 kalah)
- Bogor Hornbills: 26 poin (12 menang, 2 kalah)
- Satria Muda Pertamina Bandung: 23 poin (11 menang, 1 kalah)
- Tangerang Hawks: 20 poin (7 menang, 6 kalah)
- Hangtuah Jakarta: 19 poin (6 menang, 7 kalah)
- Rajawali Medan: 19 poin (5 menang, 9 kalah)
- RANS Simba Bogor: 18 poin (5 menang, 8 kalah)
- Dewa United Banten: 16 poin (5 menang, 6 kalah)
- Kesatria Bengawan Solo: 16 poin (4 menang, 8 kalah)
- Pacific Caesar Surabaya: 16 poin (2 menang, 12 kalah)
- Satya Wacana Salatiga: 14 poin (1 menang, 12 kalah)
Keberhasilan Pelita Jaya ini tidak terlepas dari performa individu pemain utama seperti Amorie Archibald yang mampu tampil impresif dengan catatan triple-double. Mentalitas juara dan konsistensi mereka membuat Pelita Jaya sulit ditaklukkan.
Perkembangan musim ini memperlihatkan persaingan ketat di papan atas yang dipimpin Pelita Jaya, sementara tim-tim lain terus berupaya mengejar guna memperbaiki posisi. Intensitas pertandingan serta kualitas permainan semakin memanas, menjadikan IBL 2026 musim yang menarik untuk terus diikuti.







