San Jose Earthquakes meraih kemenangan besar 4-1 atas Los Angeles FC (LAFC) pada lanjutan Major League Soccer (MLS) di Stadion BMO. Laga ini juga menjadi momen penting bagi Timo Werner karena penyerang asal Jerman itu mencetak gol perdana untuk San Jose sekaligus menyumbang satu assist.
Kemenangan di markas LAFC memperpanjang tren positif San Jose yang kini mencatat tujuh kemenangan dari delapan pertandingan terakhir. Hasil itu membuat San Jose semakin percaya diri dalam persaingan papan atas Wilayah Barat, sementara LAFC justru harus menerima pukulan dari tim tamu yang tampil lebih efisien.
Werner Akhirnya Buka Akun Gol
Timo Werner menjadi sorotan utama dalam laga ini karena ikut menentukan jalannya pertandingan dari awal hingga akhir. Ia lebih dulu memberi assist untuk gol pembuka Ousseni Bouda pada menit ke-53, lalu dua menit kemudian Werner sendiri mencatatkan namanya di papan skor.
Gol tersebut terasa spesial karena menjadi torehan perdana Werner sejak bergabung dari RB Leipzig pada bursa transfer Januari lalu. Setelah sempat absen cukup lama untuk pemulihan cedera, pemain berusia 30 tahun itu kembali tampil dalam lima laga terakhir sebelum akhirnya memecah kebuntuan golnya.
Werner mengaku senang bisa langsung berkontribusi dalam kemenangan tim. “Saya sangat senang. Bagi setiap pemain di lapangan, mencetak gol dan memberikan umpan sangatlah penting,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa gol perdana itu memberi efek besar bagi kepercayaan diri. “Rasanya dua kali lipat lebih menyenangkan jika bisa mencetak gol yang indah. Secara keseluruhan, yang terpenting bagi saya adalah bisa mencetak gol,” kata Werner.
San Jose Tampil Efisien di Momen Penting
San Jose tidak membutuhkan banyak peluang untuk menghukum LAFC. Setelah Bouda membuka keunggulan, Werner langsung menambah tekanan yang membuat tuan rumah kesulitan mengejar ritme permainan.
Efektivitas San Jose menjadi pembeda utama dalam laga ini. Tim tamu mampu menjaga momentum dan memaksimalkan peluang yang datang di saat tepat, sementara LAFC gagal memanfaatkan kondisi kandang untuk membalikkan keadaan.
Tambahan tiga poin dari laga ini membuat San Jose mengoleksi 21 poin dan sejajar dengan Vancouver Whitecaps di klasemen Wilayah Barat. Posisi itu menunjukkan bahwa San Jose mulai masuk ke persaingan yang lebih serius di papan atas.
Bruce Arena Percaya Werner Akan Jadi Pembeda
Pelatih San Jose Earthquakes, Bruce Arena, menilai Werner akan menjadi sosok penting untuk timnya ke depan. Arena melihat kemampuan Werner sebagai nilai tambah yang bisa membantu San Jose dalam banyak pertandingan.
“Kita bisa melihat bahwa Timo akan menjadi pemain istimewa bagi kami,” kata Arena. Ia juga menambahkan bahwa Werner masih butuh waktu untuk mencapai kebugaran dan ritme terbaik setelah cedera.
Meski begitu, Arena tetap optimistis dengan proses adaptasi Werner di Amerika Serikat. Menurutnya, pemain dengan kualitas seperti Werner bisa membawa dampak besar jika kondisi fisiknya terus membaik.
LAFC Masih Menunggu Kembalinya Eustaquio
Di kubu LAFC, pelatih kepala Marc Dos Santos memberi kabar positif mengenai Stephen Eustaquio yang sudah kembali berlatih penuh. Gelandang asal Kanada itu pulih dari cedera kaki yang dialami sejak awal Maret dan disebut sudah siap berintegrasi sepenuhnya.
“It’s a question of getting him back with the ball, training and ready for us,” ujar Dos Santos. Ia juga menyebut Eustaquio kemungkinan bisa kembali tampil dalam waktu dekat setelah menjalani proses latihan intensif.
Gelandang serang LAFC, Timothy Tillman, mengakui timnya memang merindukan peran kontrol permainan yang biasa diberikan Eustaquio. Ia menjelaskan bahwa sang gelandang punya kemampuan menjaga penguasaan bola dan mengatur alur serangan dengan baik.
Tillman juga menilai Mathieu Choiniere tetap bekerja keras selama Eustaquio absen. Namun, kekalahan dari San Jose tetap menjadi peringatan bagi LAFC agar segera membenahi performa sebelum rangkaian jadwal padat berjalan hingga pertengahan Mei.







