Tim bulu tangkis putri Indonesia tertinggal 1-2 dari Taiwan pada laga terakhir Grup C Uber Cup 2026 di Forum Horsens, Denmark, Selasa (28/4/2026). Situasi itu terjadi setelah empat partai dimainkan, dengan hasil yang memperlihatkan perebutan poin berlangsung ketat sejak awal.
Indonesia sempat membuka harapan lewat kemenangan tunggal putri pertama, Putri Kusuma Wardani. Namun, Taiwan berhasil membalikkan keadaan setelah menang di partai ganda putri dan tunggal kedua, sehingga posisi Merah Putih berubah menjadi tertinggal.
Start bagus dari Putri Kusuma Wardani
Putri Kusuma Wardani memberi awal yang positif untuk Indonesia. Tunggal nomor satu Merah Putih itu menundukkan Chiu Pin-Chian dua gim langsung dengan skor identik 21-17, 21-17.
Kemenangan tersebut membuat Indonesia unggul 1-0 dan sempat menjaga momentum di laga yang penting untuk posisi grup. Dari permainan awal, Putri tampil stabil dan mampu mengontrol tekanan di poin-poin utama.
Taiwan menyamakan kedudukan lewat ganda putri
Keunggulan Indonesia tidak bertahan lama karena pasangan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti gagal menambah poin. Tiwi/Fadia kalah dari pasangan Hsieh Pie Shan/Hung En-Tzu dalam pertandingan dua gim dengan skor 23-21 dan 13-21.
Hasil itu membuat skor menjadi 1-1 dan kembali membuka persaingan di Grup C. Taiwan lalu menjaga peluang mereka dengan performa yang lebih konsisten pada partai-partai berikutnya.
Dhinda kalah tipis dalam duel tiga gim
Penentu keunggulan Taiwan datang lewat tunggal kedua Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Ia gagal memaksimalkan laga yang berlangsung ketat dan akhirnya kalah dari Lin Hsiang Ti dalam pertandingan tiga gim.
Dhinda tertinggal jauh pada gim pertama setelah Lin tampil dominan dan menutup set pembuka dengan skor 21-10. Pada gim kedua, Dhinda sempat menunjukkan perlawanan lebih baik meski kembali tertinggal 7-11 saat interval.
Perubahan momentum sempat terlihat ketika Dhinda menyamakan skor 12-12 setelah lawan melakukan kesalahan di net. Ia bahkan sempat unggul 16-12 sebelum pertandingan masuk ke fase yang sangat menegangkan.
Duel ketat sampai deuce panjang
Pertarungan pada gim kedua berlangsung hingga deuce 20-20 dan terus berlanjut ke angka-angka krusial yang saling berkejaran. Situasi itu memperlihatkan betapa kecil jarak kekuatan kedua pemain di partai tersebut.
Namun, Lin Hsiang Ti akhirnya menutup laga dengan kemenangan tipis 30-29 pada gim kedua, yang sekaligus memastikan Taiwan berbalik unggul 2-1. Hasil itu menjadi pukulan bagi Indonesia yang sempat memimpin lebih dulu lewat partai pembuka.
Laga ini juga memperlihatkan bahwa Indonesia masih memiliki daya saing di level grup, terutama lewat kemenangan Putri Kusuma Wardani dan perlawanan Dhinda di gim kedua. Meski begitu, Taiwan tampil lebih efektif dalam momen penting sehingga mampu mengunci keunggulan sementara di Grup C Uber Cup 2026.
