Adam Alis Dan Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung

Author: Qoo Media

Momen langka terjadi di Stadion Siliwangi, Bandung, saat pemain aktif Persib Bandung, Adam Alis, turun satu lapangan dengan sejumlah legenda Maung Bandung. Dalam laga persahabatan itu, nama-nama seperti Atep, Tantan, Ahmad Jufriyanto, Djajang Nurjaman, dan Ajat Sudrajat ikut meramaikan suasana yang terasa seperti reuni lintas generasi.

Pertandingan tersebut mempertemukan Persib All-Stars dengan tim internal PT Combiphar dan berlangsung dalam format 2×25 menit. Selain menghadirkan nostalgia bagi Bobotoh, laga ini juga menegaskan hubungan yang kian erat antara dunia olahraga dan kesehatan.

Reuni lintas generasi di Bandung

Kehadiran Adam Alis bersama para legenda Persib menjadi daya tarik utama dalam pertandingan ini. Momen itu menunjukkan pertemuan antara pemain yang masih aktif bersaing di lapangan dengan figur-figur yang telah lama menjadi bagian dari sejarah klub.

Persib All-Stars tampil dengan materi yang memadukan nama-nama berpengalaman dan ikon sepak bola Indonesia. Selain Adam Alis, tim ini juga diisi Ahmad Jufriyanto, Atep, Tantan, pelatih Djajang Nurjaman, dan Ajat Sudrajat.

Suasana pertandingan dibuat tetap kompetitif, tetapi nuansa kebersamaan lebih menonjol. Bahkan, skuad Persib All-Stars juga meminjam satu penjaga gawang dari tim Combiphar sebagai bentuk sportivitas dan kebersamaan.

Hasil laga dan suasana pertandingan

Laga persahabatan itu berjalan seru dengan saling serang dari kedua tim. Tim Combiphar mampu mencetak tiga gol, termasuk satu gol dari Director PT Combiphar, Weitarsa Hendarto, sebelum Persib All-Stars menutup pertandingan dengan kemenangan 5-3.

Skor akhir itu membuat pertandingan tidak hanya bernilai simbolis, tetapi juga tetap menyajikan tontonan menarik. Pertemuan tersebut memberi ruang bagi para pemain dan legenda untuk kembali berbagi momen di atas lapangan yang sama.

Kemitraan yang lebih dari sekadar kerja sama

Pertandingan ini menjadi bagian dari kelanjutan kemitraan strategis antara PT Combiphar dan Persib Bandung. Kerja sama tersebut disebut telah terjalin sejak Agustus 2025 dan terus diperkuat melalui program-program yang memberi dampak bagi komunitas serta pencinta sepak bola.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa kolaborasi ini memiliki makna yang lebih luas. Ia menyebut kemitraan tersebut menyatukan visi industri olahraga dan kesehatan untuk memberi dampak positif kepada masyarakat.

“Melalui berbagai program kolaborasi, kami ingin menginspirasi generasi masa depan untuk menjalani hidup yang lebih sehat, aktif, dan produktif,” kata Adhitia.

Dari sisi Combiphar, Director PT Combiphar Weitarsa Hendarto juga menilai laga ini sebagai wujud nyata semangat kemitraan. Ia menegaskan bahwa olahraga bisa menjadi cara efektif untuk membangun kesadaran kesehatan sekaligus mendekatkan perusahaan dengan komunitas.

“Sebagai perusahaan yang mengusung semangat ‘Championing a Healthy Tomorrow’, Combiphar merasa terhormat dapat menjadi bagian dari perjalanan Persib,” ujar Weitarsa.

Produk kesehatan ikut masuk ekosistem Persib

Dalam kerja sama tersebut, dua produk unggulan PT Combiphar juga telah resmi menjadi bagian dari ekosistem Persib. INSTO hadir sebagai Official Eye Drop, sedangkan OBH COMBI menjadi Official Cough Syrup bagi tim Persib.

Kehadiran dua produk itu diharapkan bisa memperluas jangkauan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Tujuannya tetap sama, yaitu mendorong gaya hidup aktif yang mendukung kebutuhan atlet profesional maupun masyarakat umum.

Ke depan, Persib dan Combiphar disebut akan terus menghadirkan aktivasi dan kampanye edukasi kesehatan di luar lapangan. Kolaborasi itu diposisikan sebagai upaya berkelanjutan untuk membangun masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan berdaya.

Source: www.suara.com
Terbaru