Pelatih timnas Jepang, Hajime Moriyasu, menilai kemenangan atas Tunisia lahir dari persiapan yang rapi dan fokus penuh pada permainan sendiri. Jepang tampil meyakinkan pada laga grup F Piala Dunia 2026 dan mengamankan tiga poin penting untuk menjaga peluang lolos ke babak gugur.
Moriyasu menegaskan skuad Samurai Biru tidak terlalu sibuk mempelajari lawan, melainkan memaksimalkan apa yang ingin mereka terapkan di lapangan. Pendekatan itu terlihat dari permainan agresif Jepang yang terus menekan sepanjang pertandingan.
Fokus pada rencana permainan sendiri
Moriyasu mengatakan tim pelatih tidak menghabiskan banyak energi untuk menebak strategi Tunisia. Ia menilai yang lebih penting adalah memastikan para pemain memahami tugas mereka dan menjalankan rencana yang sudah disiapkan.
"Kami tidak tahu persis apa yang akan dilakukan lawan, tetapi kami tidak terlalu fokus kepada mereka. Sebaliknya, kami mempersiapkan diri dengan baik untuk menjalankan apa yang ingin kami lakukan dan bermain secara agresif," ujar Moriyasu.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu pembeda Jepang dalam laga ini. Para pemain tampil lebih terstruktur, namun tetap agresif dalam membangun serangan dan menjaga intensitas permainan.
Instruksi yang jelas dari staf pelatih
Moriyasu juga memberi apresiasi kepada staf pelatih yang dinilainya berhasil menyampaikan instruksi dengan sangat jelas. Ia melihat komunikasi yang efektif sebelum laga membantu para pemain mengeksekusi rencana dengan lebih percaya diri.
"Saat persiapan pertandingan, staf pelatih menjelaskan dengan sangat jelas apa yang harus kami lakukan. Karena itu, para pemain mampu menampilkan kemampuan terbaik mereka di lapangan," katanya.
Dalam pertandingan tersebut, sejumlah pemain Jepang, termasuk Junya Ito, tampil dengan energi tinggi dan menunjukkan disiplin sesuai arahan tim pelatih. Dominasi Jepang sepanjang laga memperlihatkan bahwa persiapan internal mereka berjalan sesuai target.
Dukungan suporter ikut memberi dorongan
Selain faktor teknis, Moriyasu menyoroti peran suporter Jepang yang hadir langsung di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko. Menurutnya, kehadiran ribuan pendukung Samurai Biru memberi tenaga tambahan bagi tim di atas lapangan.
Ia menyebut atmosfer dukungan terasa kuat sejak awal, termasuk saat para suporter menyanyikan lagu kebangsaan bersama tim. Bagi Moriyasu, dukungan itu menjadi bagian penting dari performa positif Jepang.
"Banyak pendukung Jepang datang ke Monterrey, menyanyikan lagu kebangsaan bersama kami, dan memberikan dukungan dengan sangat meriah. Dukungan mereka menjadi suntikan semangat yang luar biasa bagi kami," ujar Moriyasu.
Kemenangan atas Tunisia membuat Jepang berada dalam posisi yang baik untuk melangkah ke babak gugur Piala Dunia 2026. Samurai Biru kini mengalihkan perhatian ke laga terakhir grup F melawan Swedia yang berpotensi menentukan posisi mereka di klasemen akhir fase grup.
