Tanjung Verde datang ke laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan rasa percaya diri yang tinggi saat bersiap menghadapi Argentina di Miami Stadium, Sabtu, 4 Juli 2026. Tim berjuluk salah satu kejutan turnamen itu tidak ingin sekadar menjadi pelengkap, melainkan mencoba membuka peluang menciptakan hasil besar melawan juara dunia bertahan.
Pelatih Tanjung Verde, Pedro Leitao Brito atau Bubista, menegaskan timnya sudah siap tampil berani. Ia menilai keyakinan internal menjadi modal penting setelah Tanjung Verde menembus fase gugur untuk pertama kalinya.
Modal dari fase grup
Tanjung Verde lolos dari Grup H dengan tiga hasil imbang melawan Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi. Capaian itu langsung menempatkan mereka sebagai salah satu cerita paling menonjol di turnamen, terlebih karena negara tersebut hanya memiliki populasi sekitar 500 ribu jiwa.
Status debutan tidak membuat Tanjung Verde menurunkan target. Bubista justru meminta para pemainnya menikmati laga besar ini sambil tetap menjaga fokus dan disiplin sepanjang pertandingan.
“Ada keyakinan dan kepercayaan, dan itu sangat membantu,” kata Bubista. “Kami akan bermain dengan berani.”
Argentina tetap diwaspadai
Di sisi lain, Argentina datang dengan status unggulan dan performa tajam, terutama lewat Lionel Messi yang sudah mencetak enam gol dalam tiga pertandingan Piala Dunia 2026. Bubista mengakui kualitas Messi, tetapi ia menilai ancaman Argentina tidak berhenti pada satu pemain saja.
“Kami sebagai tim memiliki strategi sendiri, tidak hanya melawan Messi tetapi seluruh tim,” ujarnya. “Kami akan bermain melawan seluruh tim.”
Pernyataan itu menunjukkan Tanjung Verde ingin menjaga pendekatan kolektif saat menghadapi lawan yang dinilai punya kedalaman skuad dan pengalaman lebih besar. Bubista juga menegaskan timnya tetap akan mencari peluang untuk menang, bukan hanya bertahan.
Kepercayaan diri jadi senjata utama
Bubista menolak sikap pasif di laga besar ini. Ia menyebut Tanjung Verde harus bermain dengan ambisi dan keberanian, sambil memanfaatkan kepercayaan yang tumbuh dari perjalanan mereka sejauh ini di turnamen.
“Tentu saja kami percaya. Kami percaya pada diri kami sendiri, pada para pemain kami, dan pada tim kami,” kata Bubista. “Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, tetapi kami bisa menyulitkan lawan kami.”
Pertemuan dengan Argentina akan menjadi ujian terbesar bagi Tanjung Verde di Piala Dunia 2026. Namun dengan modal hasil mengejutkan di fase grup dan tekad untuk terus melaju, Tanjung Verde punya alasan untuk percaya diri bahwa mereka masih bisa menambah satu bab besar lagi dalam perjalanan historis mereka di panggung dunia.
Source: www.medcom.id






